• [Post Format image 1367]Tempat Pengobatan Islami Di Bekasi

    Ketika hidup tentunya tidak akan terus mendapatkan kesehatan ,hidup manusia hanya sebentar saja didunia ,manusia pasti diuji diantaranya denyan ujian sakit ,kenapa kita sakit ? sebetulnya yang tahu penyebabnya adalah diri kita sendiri , dokter ketika memeriksa sebetulnya mencari datanya dari diri kita sendiri baik melalui pemeriksaan penyakitnya maupun diskusi dengan kita yang sakit,

    Kenapa kita harus mengetahui penyebab sakit?,karena boleh jadi ketika kita melakukan pengobatan tidak akan berpengaruh ketika penyeba sakitnya masih belum dihilangkan, ibarat genting bocor ketika hujan pasti rumah kebanjiran sesibuk apapun kita menghilangkan air hujan yang masuk kerumah, tidak akan banyak berarti kalau genting yang bocornya tidak kita perbaiki….begitupun penyakit,,,misal ada orang sakit sesak pernapasan disebabkan merokok, tidak akan banyak mengalami penyembuhan jika merokoknya tidak bersamaan diikhtiarkan untuk berhenti. Maka sejatinya penyakit itu adalah ujian atau peringatan dari Allah akan dosa-dosa kita yang kurang memperhatikan faktor yang menunjang kesehatan tubuh kita, atau mungkin Allah ingin mengingatkan kita untuk tidak terus mendzolimi diri sendiri dengan dosa dosa yang menyebabkan kita sakit….yaitu dosa salah makan,banyak makan, kurang istirahat,,kurang makan ,dll, semoga Allah mengampuni dosa kita semua…aamiin

    Bagi Anda yang ingin menjaga amanah sehat, ingin menjaga kesehatan utuk ibadah kepada Alloh SWT, atau ingin sembuh dari keluhan penyakit yang mengganggu aktifitas dan ibadah kepada Alloh SWT,,,,,mari bersinergi dengan kami Tempat Pengobatan Islami Di Bekasi Rumah Terapi Ikhwan Akhwat BRC Pondokgede Bekasi …

    Dapatkan Info Dan Konsultasi ke WA.085624462442

     

     



  • [Article 1355]Jangan Tergoda Dunia Yang Pana

    KISAH HIKMAH

    Jangan Tergoda Dunia Yang Pana

    Diceritakan bahwa di Mesir pernah ada seorang pria yang senantiasa ke mesjid untuk megumandangkan adzan dan iqomat sakaligus melaksanakan sholat. Dalam dirinya terdapat sinar ketaatan dan cahaya ibadah.

    Pada suatu hari ia naik ke menara mesjid untuk mengumandangkan adzan seperti biasanya. Di bawah menara tersebut terdapat rumah seorang nashrani.

    Entah mengapa ketika itu pria ini menengok ke dalam rumah tadi sehingga tanpa sengaja melihat seorang gadis pemilik rumah, lantas dia terfitnah dengan kecantikannya. Ia pun turun menemui gadis tersebut dan meninggalkan adzan.

    Sesampainya di rumah tersebut, dia ditanya oleh wanita nashrani tersebut,

    “Ada perlu apa, apa yang kamu inginkan?”

    “Aku menginginkanmu”,  jawab pria tadi

    “Mengapa?”,  tanya si wanita

    “Karena kamu telah menawan akal pikiranku dan mengambil seluruh isi hatiku”, jawab si pria

    Gadis itu berseru, “Aku tidak akan tertipu dengan rayuanmu”

    Pria itupun berseru, “Aku ingin menikah denganmu!”

    “Engkau Muslim sedangkan aku Nashrani, ayahku tidak akan mau menikahkan aku denganmu”, sanggah wanita tadi

    Muadzin ini menegaskan, “Kalau begitu aku akan pindah agama ke agama Nashrani”

    “Jika engkau benar-benar melakukannya, maka aku mau menikah denganmu”, tegas wanita itu

    Maka si pria langsung memeluk agama Nashrani demi menikahi gadis tersebut, lalu diapun tinggal di rumahnya.

    Masih pada hari yang sama, ketika siang harinya, pria tadi naik ke atap rumah untuk suatu keperluan. Tiba-tiba dia terjatuh dari atap rumah danakhirnya meninggal. Ironisnya, dia belum sempat menggauli gadis tersebut, padahal telah mengorbankan agamanya…!

    Hikmah dan pelajaran yang bisa diambil :

    • Abul Haqq berkata, “Ketahuilah bahwa suul khotimah (semoga Alloh melindungi kita darinya) tidak menimpa orang yang istiqomah secara lahir batin.
    • Sesungguhnya suul khotimah hanya terjadi pada orang yang rusak aqidahnya atau terus berbuat dosa besar.
    • Tidak menutup kemungkinan seseorang tetap dikalahkan maksiat hingga ajal menjemputnya, sedangkan dia sama sekali belum sempat bertaubat dan memperbaiki diri, sehingga setan pun berhasil merebut dan menyambarnya pada peristiwa sakaratul maut yang dahsyat.
    • Semoga Alloh melindungi kita dari hal ini (yakni dari akhir hidup yang buruk atau suul khotimah)

    (Disadur dari Kitab Ad daa’ wa ad adawaa’ karya Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah hal 372-373)

    Semoga bermanfaat, baarokalloohufiikum…

     

     



  • [Post Format image 1284]Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan

    Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan

    Suatu hari ketika Nabi Musa as sakit gigi, yang membuat beliau tidak nyaman melakukan aktivitas. Makan tak enak tidur pun tidak nyenyak, karena harus menahan sakit yang luar biasa. Sudah berbagai  upaya dilakukan untuk menyembuhkan gigi yang sakit itu, tapi hasilnya nihil.

    Pada saat Nabi Musa as sedang  galau, Alloh mengilhamkan kepada beliau agar mengambil  rumput dan meneteskan air yang ada di ujung dekat akar ke giginya yang sakit. Tanpa membuang waktu, Nabi Musa as langsung mencari rumput. Setelah mendapatkan apa yang ia cari, segera beliau meneteskan air yang ada di ujung rumput dekat akar ke giginya. Maka atas izin Alloh, seketika sembuhlah sakit gigi Nabi Musa as.

    Pada kali lain, seorang pengikut Nabi Musa as, sakit gigi dan mengeluh kepada beliau. Maka dengan enteng  beliau berkata, “Oh gampang, ambil saja rumput, dan kau teteskan air yang ada di ujung akarnya. Pasti sakit gigimu akan sembuh!” Karena kata-kata Nabi Musa as sangat meyakinkan, pengikut Nabi Musa itu segera mencari rumput. Tapi setelah melakukan apa yang disarankan Nabi Musa, sakit giginya tak kunjung sembuh. Maka orang itu mendatangi Nabi Musa as kembali dan mengajukan complain. “Ah masak sih? Belum lama sakit gigiku sembuh dengan cara itu…”

    Saat itulah Alloh Azza wa Jalla mengilhamkan kepada Nabi Musa as, “Hai Musa! Bukan air dari rumput itu yang menyembuhkan sakit gigimu, tapi Aku!” Nabi Musa as tersungkur dan memohon ampun kepada Alloh.

    Dalam riwayat lain disebutkan Nabi Musa as, kembali sakit gigi. Wallohu a’lam…

    Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan” (QS Asy Syu’aro 26:80)

    (Dikutip dari buku Alloh Sang Tabib, Dr. H. Briliantono M. Soenarwo, hal 62)

    Semoga mendapatkan hikmah, BAAROKALLOOHUFIIKUM

    Hanya-Allah-yang-menyembuhkan

     



  • [Article 1272]Testimoni Bekam Keluhan Kista

    assalamualaikum wr wb…. saya intan pranata alamat tinggal saya di pulogebang jakarta timur, pada desember 2017 saya mengalami gejala sakit di bagian rahim dan menstruasi yg sedikit keluarnya padahal sebelumnya selalu haid dgn kapasitas darah yg normal tidak sedikit atau tidak trlalu banyak. Saya merasa janggal dengan haid yg hanya keluar sedikit sekali dan dibagian rahim yg terasa nyeri disertai panas bukan pada saat menstruasinya apalgi setiap aktivitas biasanya lebih terasa, stlh itu saya periksakan diri ke dokter kandungan dan divonis ada kista yg berukuran msh kecil kurleb 7mm dari hasil pemeriksaan usg tranvaginal, stlh itu saya diberi resep obat yg harus dihabiskan dan 3 bulan harus control untuk memastikan kista itu sudah hilang atau masih ada dengan ukuran yg sama atau ada pembesaran.

    saya merasa khawatir dgn vonis tsb namun saya masih berpikiran positive bahwa penyakit itu bisa hilang dan akhirnya saya memilih untuk berobat seperti sunah rasulullah saw yaitu bekam dan minum herbal habbatusauda yg diyakini sbg antibiotik alami dgn dosis trtntu sesuai kadar penyakit yg diderita, dgn bekal percaya dan doa saya rajin bekam setiap bulan sekali dan membeli habbatusauda softgell yg isinya 100 butir di bekam brc yg ada di pondok gde jati asih klo sya tidak salah. Setelah 2 kali terapi bekam dan menghabiskan 1 botol lebih, kurang lebihnya serta menghabiskan obat yang dari dokter alhamdulillah gejala yg saya rasakan sedikit2 menghilang.

    Alhamdulillah juga stlh melakukan control lagi di bulan maret ini tepatnya tgl 25 maret 2018 hari minggu kemarin hasil pemeriksaan ulang menyatakan bahwa kista yg ada dirahim sblh kanan saya hilang 100℅ . alhamdulillah saya senang sekali mendengar pernyataan dari dokter kandungan, berkat doa dan usaha saya tidak sia2 selama ini dengan mempercayai pengobatan ala rosulullah trnyata manfaatnya buat saya begitu terasa dan tentunya karena allah juga yg mempunyai zat penyembuh dari segala penyakit, semoga cerita saya bisa menginspirasi dan yang sedang mengidap penyakit yg sama dengan saya semoga allah beri kesembuhan. Ayo bekam, dengan terapi bekam dan herbal hidup bisa lebih sehat

    testimoni



  • [Article 1097]Antara Shaum Dan berbekam

    Antara Shaum Dan berbekam

    Alhamdulillaah Romadlon sudah dekat. Setiap keluarga mukmin pasti ingin Romadlonnya nikmat, berkesan dan meningkat lebih baik. Dani ini semua butuh persiapan. Baik itu persiapan fisik, materi, ilmu dan ruhiyyah. Persiapan itu telah diajarkan Rosulullooh pada dua bulan sebelumnya, Rojab dan Sya’ban. Sebagaimana dalam sabda Beliau. Dari Usamah  bin Zaid berkata,” Ya Rosulullooh aku belum pernah melihatmu berpuasa dibulan-bulan lain seperti puasamu di bulan Sya’ban. Rosul menjawab, itu ada bulan yang dilalaikan manusia antara Rojab dan Romadlon. Ia adalah bulan diangkatnya amal padanya kepada Robbul’alamin. Maka aku ingin amalku diangkat dalam keadaan berpuasa”.  (HR Nasa’i dihasankan oleh Al Albani)

    Ada 2 peristiwa menakjumkan yang berlaku di dalam tubuh ketika kita melakukan shaum.

    1. Rekonstruksi sel-sel tubuh

    Pada saat berpuasa tubuh akan melakukan pembentukan sel-sel secara optimal dan meningkatkan kemampuan fungsionalnya, yang tidak dilakukan ketika sedang tidak melakukan puasa, karena ketika tidak berpuasa sebagian besar energi didistribusikan untuk membantu proses pencernaan. Puasa yang dianjurkan dalam Islam merupakan suatu sistem ideal dalam memelihara fungsi-fungsi di dalam tubuh. Khususnya sel-sel hati, serta mampu menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh.

    1. Pembersihan tubuh dari racun

    Pada saat berpuasa cadangan lemak dalam tubuh akan didistribusikan dan dikonsentrasikan di hati, sehingga  keadaan ini memudahkan agar hati melakukan proses oksidasi untuk menekan racun-racun keluar dan dibersihkan bersama keluarnya kotoran-kotoran dalam tubuh. Proses rekonsrtriksi sel yang sangat  cepat pada saat berpuasa juga mengakibatkan aktivitas sel-sel mencapai puncak kemampuannya, sehingga lebih mudah dan cepat dalam membunuh bakteri dan berbagai ancaman mikroorganisme patogen lainnya di dalam tubuh.

     

    “Dan berpuasa itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (QS Al Baqoroh 2 : 184)

    Dari Abbas RA, “Nabi SAW (menyengaja) berbekam sedang beliau dalam keadaan shaum (HR Bukhori)

    Berbekam saat shaum

    Mekanisme shaum yang luar biasa manfaatnya bagi tubuh, akan menjadi sangat berkesan jika disinergikan dengan hijamah/bekam. Shaum mampu mengangkat toksin dan sel-sel yang sudah tidak diperlukan ke permukaan tubuh, sehingga sangat ideal  jika pada saat yang sama juga dilakukan terapi hijamah/bekam. Karena racun yang sudah ada di permukaan tubuh aka tersedot tuntas oleh hisapan kop bekam.

    Shaum juga mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga bekam pada saat shaum merupakan bekam dengan kondisi sirkulasi darah yang sangat baik. Ini menyebabkan kesan dari proses bekam akan cepat direspon oleh tubuh, sehingga tujuan utama dariproses pembekaman yakni meningkatkan fungsi imunitas tubuh akan cepat dicapai  dalam kondisi shaum tersebut.

    Rosulullooh SAW dan para sahabat sudah terbiasa melazimkan berbekam ketika shaum, karenanya dengan izin Alloh mereka hidup dalam kesehatan yang paripurna/holistik.

    Seorang sahabat yang sangat istiqomah dalam mengamalkan berbekam ketika shaum salah satunya adalah Ibnu Umar RA, seorang sahabat yang dikenal sangat teguh memegang sunnah Nabi SAW. Bukhori meriwayatkan bahwa Ibnu Umar RA biasa berbekam dalam keadaan berpuasa, sampai ketika ia semakin tua dan fisiknya lemah, maka ia meninggalkan berbekam di siang hari ketika shaum, namun tetap melakukannya pada malam harinya.

    DARAH YANG AJAIB

    Berikut fakta yang mengagumkan dari darah kita:

    1. Apabila gelas diisi air putih, ditetesi darah segar (manusia), maka air berubah menjadi merah karena darah tercampur rata tanpa diaduk.

    *Kesimpulan: Air putih itu sangat baik untuk tubuh/darah kita

     

    1. Gelas diisi air garam, ditetesi darah segar, diaduk. Tetap tidak tercampur dengan baik/rata, terlihat darah menggumpal kecil-kecil dan kental.

    *Kesimpulan : Terlalu banyak makan garam, darah menjadi kental, menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, jantung harus bekerja lebih keras memompanya. Bisa berakibat darah tinggi dan stroke.

     

    1. Gelas diisi minyak, ditetesi darah. Tidak mau bercampur dan menggumpal besar

    *Kesimpulan : Terlalu banyak makan makanan berminyak tidak baik, kolesterol menyumbat pembuluh darah yang mengalir ke jantung, menyebabkan penyakit jantung yang amat riskan kematian karena bisa tiba-tiba anfal dan tidak tertolong.

     

    1. Gelas diisi alkohol, ditetesi darah. Langsung bercampur, tapi lama-lama darah berubah warna menjadi coklat.

    *Kesimpulan : Alkohol akan merusak darah dan tubuh kita.

     

    Inilah sedikit dari luasnya hikmah yang dapat kita ambil dari untaian sunnah Rosulullooh SAW yang mulia. Alhamdulillaah, mudah-mudahan kita diberikan kemampuan dan keistiqomahan dalam mengamalkan sunnah Rosulullooh SAW ini, dan kita songsong bulan Romadlon mendatang sebagai bulan berbekam, agar senantiasa hidup dalam kesehatan dan keberkahan. Wallohu’alam bishowab.

    (Dinukil dari berbagai sumber)

    Pondokgede, 4 Rojab 1438 H/ 2 April 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

    bekam-saat-shaum-brc



  • [Post Format image 1094]Berjuang Menghadapi Thalasemia

     THALASEMIA

    Sebutlah namanya Annisa, seorang gadis mungil yang masih berusia 2 tahun. Dia terlahir dalam keadaan diuji sakit, yaitu menderita thalasemia. Ketika dia baru dilahirkan, tak tampak kelainan apa-apa. Dia lahir dalam keadaan normal layaknya bayi-bayi yang lain. Namun setelah usianya menginjak 1 tahun, barulah kelihatan. Perkembangan tubuhnya  banyak hambatan, sering sakit-sakitan, mulai dari batuk, pilek, demam biasa yang tak kunjung berhenti. Dokter umum dan spesialis anak pun jadi langganan orang tua Annisa setiap pekannya. Namun setelah diteliti lebih lanjut, barulah diketahui bahwa Annisa kecil menderita penyakit kelainan darah yaitu thalasemia minor.

    Thalasemia adalah kelainan darah, yang ditandai dengan kadar sel darah merah yang mudah rusak yaitu  3 sampai 4 kali lebih cepat disbanding sel darah normal. Oleh karena itu umurnya pun relatif lebih pendek dibanding dengan sel darah normal. Jika sel darah normal memiliki waktu120 hari dalam meregenerasi sel darahnya, maka bagi penderita thalasemia sel darah merahnya mengalami waktu yang lebih cepat yaitu sekitar 23 hari.

    Sel darah merah yang rusak itu akan diuraikan menjadi zat besi didalam limpa. Karena kerusakan darah terjadi dengan cepat, maka kandungan zat besi dalam tubuh menumpuk dan bisa mengganggu fungsi kerja organ lain sehingga berujung kematian.

    Gejala penyakit dari orang yang menderita thalasemia, menyerupai gejala pada orang yang menderita penyakit anemia, diantaranya :

    • wajah pucat
    • mengalami insomnia/ susah tidur
    • tubuh mengalami lemah, letih, lesu
    • kurang nafsu makan
    • tubuh mudah mengalami infeksi
    • jantung bekerja lebih cepat karena untuk memenuhi pembentukan hemoglobin
    • mengalami kerapuhan dan penipisan tulang. Hal ini disebabkan oleh sum-sum tulang yang berperan penting dalam menghasilkan hemoglobin tersebut
    • berwajah mongoloid
    • mengalami penyakit kuning
    • pertumbuhan tubuh terganggu dan perutnya membesar

    Secara medis, penderita thalasemia selalu membutuhkan tranfusi darah yang sehat untuk bertahan hidup. Jika tidak mendapatkan tranfusi darah, akan terjadi akibat yang sangat fatal yang mengakibatkan kematian.

     

    Begitu juga dengan Annisa kecil, rumah sakit, dokter, obat-obatan, dan  tranfusi darah menjadi aktifitas rutin yang harus dijalani setiap waktu untuk mempertahankan hidupnya. Tak sedikit waktu, tenaga dan tentu saja biaya yang harus dikeluarkan orang tuanya demi anak yang dicintainya. Bayangkan saja, sekitar 3  atau 4 tahun yang lalu, biaya untuk sekali tranfusi darah adalah Rp 200.000 di rumah sakit, dan Annisa membutuhkan 2 kali tranfusi darah dalam waktu sepekan. Berarti 8 kali pertemuan dalam setiap bulannya. Rp 200.000 dikali 8 kali pertemuan berarti sekitar Rp 1.600.000 hanya untuk tranfusi darah aja, belum resep obat-obatan yang harus ditebus setiap bulannya?? Hemm…itu adalah angka yang tidak kecil buat orang tua annisa yang hanya berpenghasilan biasa.

    Namun pertolongan dan takdir Alloh datang buat Annisa dan orang tuanya. Atas pemberitahuan dari seorang teman, mereka dikenalkan dengan Thibbunnabawi, pengobatan cara nabi Muhammad SAW, yaitu dengan ruqyah, hijjamah/bekam dan herbal-herbal alami.

    Pada mulanya Annisa hanya diterapi ruqyah, yaitu dengan perantara do’a dari Al Qur’an dan  hadits nabi Muhammad SAW, untuk meyakinkan bahwa yang mendatangkan sakit adalah Alloh, dan Alloh jualah yang menyembuhkan penyakit itu. Kemudian Annisa diterapi hijjamah atau bekam, yaitu dengan dikeluarkan darah kotornya. Pada awalnya Annisa hanya dibekam di 3 titik inti sunnah, yaitu di kahil/punuk dan dikedua bahunya. Dan alhamdulillah secara bertahap sekarang sudah sampai 9 titik inti sunnah rosul. Annisa kecil kadang menangis ketika dilakukan bekam, namun sambil diperdengarkan murottal al qur’an atau nasyid islami anak-anak, maka tangisnya akan terhenti, subhanalloh, anak kecil yang sholeheh.

    Semenjak itupun orangtuanya menghentikan obat-obatan kimianya dan diganti dengan herbal alami, yaitu dengan diberikan madu murni dan jus kurma setiap harinya. Dan hasilnya luar biasa, setelah rutin dibekam dan meminum herbal, tubuh Annisa bisa bertahan lebih kuat, bahkan tranfusi darah yang biasa ia lakukan sepekan 2 kali, nyaris tak pernah dilakukan lagi Allohu Akbar… Dialah sebaik-baik yang memberikan kesehatan.

    Sekarang usia Annisa menginjak 3 tahun, sedkit-sedikit daya tahan tubuhnyapun mulai membaik. Walaupun pertumbuhan tubuhnya tidak selayaknya anak kecil yang normal, namun Annisa mampu bertahan hidup, subhanallooh…Salam sehat buat Annisa kecil, semoga kedepan selalu ceria dan jadi anak yang sholehah yang sehat yang dicintai Alloh, Rosulnya kemudian jadi anak kebanggaan orangtuanya, aamiin…

     

     

    Bandung

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

     

     

     



  • [Post Format image 1091]Terapi Tegang Otot

    TERAPI TEGANG OTOT

    Seminggu yang lalu, saya belajar naik motor di lapangan terbuka. Soalnya sekarang dimana-mana jalanan macet sekali. Jadi saya beranikan diri untuk belajar naik motor biar pergi ke tempat kerja bisa lebih cepat. Awalnya sih saya takut belajar naik motor, apalagi waktu pertama kali belajar di jalan raya, tegang banget. Sampai-sampai leher dan bahu saya jadi kaku, bahkan sampai tangan, terutama tangan yang sebelah kanan. Dulu saya pikir, ah paling sakitnya cuma sebentar, karena tegang pegang stang motornya.

    Lama-lama, tangan kanan saya malah tambah sakit. Yang dirasakan mulai dari leher, ke bahu kanan, ke ketiak, terus sekitar belikat kanannya. Tangan saya terasa kesemutan, dingin dan kaku. Apalagi bagian pergelangan tangan sampai jari-jarinya, dipegang aja kayak ngilu banget. Akhirnya saya coba periksakan diri ke dokter, dan dokter menyarankan saya untuk tes darah di lab. Yang diperiksa waktu itu, kolesterol total, kadar asam urat dan gula darah.

    Setelah cek darah, ternyata hasilnya alhamdulillaah normal semua kok. Cuma kolesterol totalnya yang agak tinggi sedikit. Lalu dokter meresepkan obat untuk kolesterolnya dan bilang kemungkinan bagian ototnya yang tegang kalo emang sakitnya ketika mulai belajar naik motor. Dokter juga  menyarankan jaga pola makan, minum cukup dan olah raga yang teratur  biar ototnya rilex lagi.

    Namun seminggu setelah minum obat, tangan saya belum merasakan adanya perubahan, masih tetap aja sakit. Kebetulan ada teman yang punya keluhan yang sama, dan menyarankan saya untuk mencoba diterapi hijamah/bekam dan juga herbal sunnah.  Akhirnya saya juga mencobanya.

    Ketika di tempat terapi bekam, badan dan tangan saya yang sakit  dipijat relaksasi dulu dengan rotan untuk melenturkan otot-otot yang tegangnya, kemudian diterapi panas dengan minyak kay/minyak sinergi oil, titik yang paling dirasa paling sakitnya.  Baru kemudian dilakukan terapi bekam. Lalu terapisnya menyarankan juga herbal sunnah Habatussauda dan Minyak Zaitun serta Madu murni untuk melengkapi proses bekamnya.

    Alhamdulillaah, setelah diterapi bekam dan minum herbal-herbal sunnah, badan dan tangan kanan saya terasa ringan. Nyeri,kesemutan dan kebasnya mulai berkurang.  Saya diterapi bekam untuk pengobatan mulai dari sepuluh hari sekali, kemudian dua minggu sekali, dan akhirnya sebulan sekali untuk perawatan. Otot-otot yang dulu terasa tegang ketika naik kendaraan motor pun sudah mulai rilex dan lentur.

    Alhamdulillaah, saya bersyukur kepada Alloh, kemudian kepada teman saya yang mengenalkan saya pada terapi bekam dan herbal sunnah ini. Semoga siapapun yang merasakan sakit,  mau mencoba dan menikmati terapi bekam dan herbal sunnah, karena ini bagian dari mukjizat  yang Alloh turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, seperti dalam sabdanya, “Kesembuhan itu ada pada 3 hal, minum madu, hijamah/bekam dan kay. Tapi aku melarang umatku untuk berobat dengan kay” (HR Muslim)

     

    Pondokgede, Senin 22 Jumadil Ula 1438 H/20 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi



  • [Post Format image 1088]Aduuuh Sakit Maag….!!

    ADUUUH SAKIT MAAG….!!

    Setiap pagi sebelum beraktifitas, Tanti sudah biasa minum obat pereda sakit maag. Karena kalo enggak, salah makan aja yang pedes-pedes atau yang terlalu asam, pasti perutnya jadi tidak bersahabat. Padahal kegiatannya begitu padat, dia aktif di organisasi sosial di lingkungannya.Begitu juga dengan pagi ini, dia siapkan segelas air hangat dan sebutir pil obat sakit maag, lalu dia berangkat menuju kantor kelurahan di desanya.  Rencananya hari ini ada jadwal rapat dengan Bapak Lurah untuk membahas tentang penghijauan dan kebersihan lingkungan.

    Namun ditengah jalan, tiba-tiba perutnya melilit tak karuan. Dia pegang dan dia tekan-tekan perut sebelah kirinya. Ya perut sebelah kirinya. Sakit itu dia rasakan sejak kecil, entah kenapa kayaknya nggak sembuh-sembuh, padahal dia suka memeriksakan diri ke dokter dan rajin juga minum obatnya juga. Setiap dia periksa, obat itu juga yang dikasih dokter, obat pereda sakit maag yang mengandung zat antasida untuk penetral  asam lambung, perih di ulu hati, panas pada perut kiri atas, mual, mulas dan kembung. Namun dia paksakan diri mengikuti rapat sampai selesai.

    Seusai rapat, salah satu temannya melihat wajah Tanti begitu pucat. “Kamu kenapa Tan, sakit? Wajahmu pucat begitu”. “Iya nih Des, maag saya lagi kambuh, padahal tadi padi saya  sudah minum obat maagnya. Gak tau kenapa, kadang suka  tiba-tiba aja muncul sakitnya. Makanan juga udah saya jaga”. “Suka minum madu enggak Tan?”. “Pernah sih terapi minim madu, tapi gak cocok, perut saya tambah melilit”. “Berapa lama konsumsi madunya?”. “Cuma sekitar 2 minggu, habis gak ada perubaham”. “Hmm pantesan.. Coba dech minum madunya harus rutin. Kalo pagi-pagi dicampur air hangat segelas, kalo ada tambahkan juga kayu manis dan temulawak. Siangnya jilat aja madunya 3 s/d  5 jilatan pake jari manis kanan, setiap 1 atau 2 jam sekali. In syaa Alloh reda kok. Dulu saya juga sama suka sakit maag kayak gitu, tapi semenjak terapi madu, terapi herbal sunnah, dan juga terapi ruqyah dan bekam, alhamdulilllah sakit maag saya udah jarang kambuh lagi. Shaum senin kamis lancar, makan pedes udah kuat, makan yang asem-asem juga sekarang malah seger he..asal tidak berlebihan aja. Padahal dulu mah boro-boro.., perut saya sensi banget dengan makanan yang pedas dan asem. Apalagi makan pisang tuh, wuih langsung melilit, padahal itu buah kesukaanku. Sekarang alhamdulillaah, makan pisang malah udah biasa sebelum makan juga, malah adem ke perut, BAB juga jadi lancar kalo makan buah sebelum makan. Coba dech, madu kan obat yang rekomendasinya langsung dari Alloh di QS An Nahl ayat 69, coba kamu buka. Bekam dan ruqyah juga sama, rekomendasinya dari Rosul. Ruqyah sih bisa ruqyah mandiri nanti. Tinggal rajin berbekam aja, minimal sebulan sekali kalo untuk perawatan. Kalo untuk pengobatan, bisa 2 minggu atau 10 hari sekal”.

    “Wah trimakasih buat infonya ya Des, saya juga  mau coba dech dengan terapi ruqyah, bekam , madu dan herbal sunnahnya. Mudah-mudahan sakit maag saya bisa sembuh. Dimana saya bisa diterapi bekamnya, soalnya saya belum pernah?”. “Oke In Syaa Alloh besok saya anterin. Nanti konsultasi dan diperiksa dulu kok gimana-gimananya. Dan jangan khawatir terapisnya juga muslimah, perempuan sama perempuan. Laki-laki juga sama laki-laki lagi, jadi aurot kita tetap terjaga. Oke sampai ketemu besok ya, mudah-mudahan kita semua bisa sehat dengan sunnah, dengan Thibbunnabawi/pengobatan cara nabi. Aamiin Yaa Robbal’alamiin”

    Pondokgede, Jum’at  12 Jumadil Ula 1438 H/10 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

    sakit maag