• Category Archives BEKAM KETIKA RAMADHAN
  • Antara Shaum Dan berbekam

    Antara Shaum Dan berbekam

    Alhamdulillaah Romadlon sudah dekat. Setiap keluarga mukmin pasti ingin Romadlonnya nikmat, berkesan dan meningkat lebih baik. Dani ini semua butuh persiapan. Baik itu persiapan fisik, materi, ilmu dan ruhiyyah. Persiapan itu telah diajarkan Rosulullooh pada dua bulan sebelumnya, Rojab dan Sya’ban. Sebagaimana dalam sabda Beliau. Dari Usamah  bin Zaid berkata,” Ya Rosulullooh aku belum pernah melihatmu berpuasa dibulan-bulan lain seperti puasamu di bulan Sya’ban. Rosul menjawab, itu ada bulan yang dilalaikan manusia antara Rojab dan Romadlon. Ia adalah bulan diangkatnya amal padanya kepada Robbul’alamin. Maka aku ingin amalku diangkat dalam keadaan berpuasa”.  (HR Nasa’i dihasankan oleh Al Albani)

    Ada 2 peristiwa menakjumkan yang berlaku di dalam tubuh ketika kita melakukan shaum.

    1. Rekonstruksi sel-sel tubuh

    Pada saat berpuasa tubuh akan melakukan pembentukan sel-sel secara optimal dan meningkatkan kemampuan fungsionalnya, yang tidak dilakukan ketika sedang tidak melakukan puasa, karena ketika tidak berpuasa sebagian besar energi didistribusikan untuk membantu proses pencernaan. Puasa yang dianjurkan dalam Islam merupakan suatu sistem ideal dalam memelihara fungsi-fungsi di dalam tubuh. Khususnya sel-sel hati, serta mampu menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh.

    1. Pembersihan tubuh dari racun

    Pada saat berpuasa cadangan lemak dalam tubuh akan didistribusikan dan dikonsentrasikan di hati, sehingga  keadaan ini memudahkan agar hati melakukan proses oksidasi untuk menekan racun-racun keluar dan dibersihkan bersama keluarnya kotoran-kotoran dalam tubuh. Proses rekonsrtriksi sel yang sangat  cepat pada saat berpuasa juga mengakibatkan aktivitas sel-sel mencapai puncak kemampuannya, sehingga lebih mudah dan cepat dalam membunuh bakteri dan berbagai ancaman mikroorganisme patogen lainnya di dalam tubuh.

     

    “Dan berpuasa itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (QS Al Baqoroh 2 : 184)

    Dari Abbas RA, “Nabi SAW (menyengaja) berbekam sedang beliau dalam keadaan shaum (HR Bukhori)

    Berbekam saat shaum

    Mekanisme shaum yang luar biasa manfaatnya bagi tubuh, akan menjadi sangat berkesan jika disinergikan dengan hijamah/bekam. Shaum mampu mengangkat toksin dan sel-sel yang sudah tidak diperlukan ke permukaan tubuh, sehingga sangat ideal  jika pada saat yang sama juga dilakukan terapi hijamah/bekam. Karena racun yang sudah ada di permukaan tubuh aka tersedot tuntas oleh hisapan kop bekam.

    Shaum juga mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga bekam pada saat shaum merupakan bekam dengan kondisi sirkulasi darah yang sangat baik. Ini menyebabkan kesan dari proses bekam akan cepat direspon oleh tubuh, sehingga tujuan utama dariproses pembekaman yakni meningkatkan fungsi imunitas tubuh akan cepat dicapai  dalam kondisi shaum tersebut.

    Rosulullooh SAW dan para sahabat sudah terbiasa melazimkan berbekam ketika shaum, karenanya dengan izin Alloh mereka hidup dalam kesehatan yang paripurna/holistik.

    Seorang sahabat yang sangat istiqomah dalam mengamalkan berbekam ketika shaum salah satunya adalah Ibnu Umar RA, seorang sahabat yang dikenal sangat teguh memegang sunnah Nabi SAW. Bukhori meriwayatkan bahwa Ibnu Umar RA biasa berbekam dalam keadaan berpuasa, sampai ketika ia semakin tua dan fisiknya lemah, maka ia meninggalkan berbekam di siang hari ketika shaum, namun tetap melakukannya pada malam harinya.

    DARAH YANG AJAIB

    Berikut fakta yang mengagumkan dari darah kita:

    1. Apabila gelas diisi air putih, ditetesi darah segar (manusia), maka air berubah menjadi merah karena darah tercampur rata tanpa diaduk.

    *Kesimpulan: Air putih itu sangat baik untuk tubuh/darah kita

     

    1. Gelas diisi air garam, ditetesi darah segar, diaduk. Tetap tidak tercampur dengan baik/rata, terlihat darah menggumpal kecil-kecil dan kental.

    *Kesimpulan : Terlalu banyak makan garam, darah menjadi kental, menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, jantung harus bekerja lebih keras memompanya. Bisa berakibat darah tinggi dan stroke.

     

    1. Gelas diisi minyak, ditetesi darah. Tidak mau bercampur dan menggumpal besar

    *Kesimpulan : Terlalu banyak makan makanan berminyak tidak baik, kolesterol menyumbat pembuluh darah yang mengalir ke jantung, menyebabkan penyakit jantung yang amat riskan kematian karena bisa tiba-tiba anfal dan tidak tertolong.

     

    1. Gelas diisi alkohol, ditetesi darah. Langsung bercampur, tapi lama-lama darah berubah warna menjadi coklat.

    *Kesimpulan : Alkohol akan merusak darah dan tubuh kita.

     

    Inilah sedikit dari luasnya hikmah yang dapat kita ambil dari untaian sunnah Rosulullooh SAW yang mulia. Alhamdulillaah, mudah-mudahan kita diberikan kemampuan dan keistiqomahan dalam mengamalkan sunnah Rosulullooh SAW ini, dan kita songsong bulan Romadlon mendatang sebagai bulan berbekam, agar senantiasa hidup dalam kesehatan dan keberkahan. Wallohu’alam bishowab.

    (Dinukil dari berbagai sumber)

    Pondokgede, 4 Rojab 1438 H/ 2 April 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

    bekam-saat-shaum-brc