Jangan Tergoda Dunia Yang Pana

KISAH HIKMAH

Jangan Tergoda Dunia Yang Pana

Diceritakan bahwa di Mesir pernah ada seorang pria yang senantiasa ke mesjid untuk megumandangkan adzan dan iqomat sakaligus melaksanakan sholat. Dalam dirinya terdapat sinar ketaatan dan cahaya ibadah.

Pada suatu hari ia naik ke menara mesjid untuk mengumandangkan adzan seperti biasanya. Di bawah menara tersebut terdapat rumah seorang nashrani.

Entah mengapa ketika itu pria ini menengok ke dalam rumah tadi sehingga tanpa sengaja melihat seorang gadis pemilik rumah, lantas dia terfitnah dengan kecantikannya. Ia pun turun menemui gadis tersebut dan meninggalkan adzan.

Sesampainya di rumah tersebut, dia ditanya oleh wanita nashrani tersebut,

“Ada perlu apa, apa yang kamu inginkan?”

“Aku menginginkanmu”,  jawab pria tadi

“Mengapa?”,  tanya si wanita

“Karena kamu telah menawan akal pikiranku dan mengambil seluruh isi hatiku”, jawab si pria

Gadis itu berseru, “Aku tidak akan tertipu dengan rayuanmu”

Pria itupun berseru, “Aku ingin menikah denganmu!”

“Engkau Muslim sedangkan aku Nashrani, ayahku tidak akan mau menikahkan aku denganmu”, sanggah wanita tadi

Muadzin ini menegaskan, “Kalau begitu aku akan pindah agama ke agama Nashrani”

“Jika engkau benar-benar melakukannya, maka aku mau menikah denganmu”, tegas wanita itu

Maka si pria langsung memeluk agama Nashrani demi menikahi gadis tersebut, lalu diapun tinggal di rumahnya.

Masih pada hari yang sama, ketika siang harinya, pria tadi naik ke atap rumah untuk suatu keperluan. Tiba-tiba dia terjatuh dari atap rumah danakhirnya meninggal. Ironisnya, dia belum sempat menggauli gadis tersebut, padahal telah mengorbankan agamanya…!

Hikmah dan pelajaran yang bisa diambil :

  • Abul Haqq berkata, “Ketahuilah bahwa suul khotimah (semoga Alloh melindungi kita darinya) tidak menimpa orang yang istiqomah secara lahir batin.
  • Sesungguhnya suul khotimah hanya terjadi pada orang yang rusak aqidahnya atau terus berbuat dosa besar.
  • Tidak menutup kemungkinan seseorang tetap dikalahkan maksiat hingga ajal menjemputnya, sedangkan dia sama sekali belum sempat bertaubat dan memperbaiki diri, sehingga setan pun berhasil merebut dan menyambarnya pada peristiwa sakaratul maut yang dahsyat.
  • Semoga Alloh melindungi kita dari hal ini (yakni dari akhir hidup yang buruk atau suul khotimah)

(Disadur dari Kitab Ad daa’ wa ad adawaa’ karya Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah hal 372-373)

Semoga bermanfaat, baarokalloohufiikum…

 

 


Comments are closed.