Memahami Ruqyah dan Mengamalkannya

Memahami Ruqyah dan Mengamalkannya

Siapa bilang?Ruqyah Cuma untuk mistik!
Dari Ali Bin Abi Thalib, ia berkata : Rasulullah SAW. Bersabda : “ sebaik-baiknya pengobatan adalah dengan (dengan) Al-Qur’an. “ (H.R. ibnu majah).
Meruqyah dengan cara yang sesuai dengan kaidah syariat tidak hanya dikhususkan terhadap permasalahan yang berhubungan dengan jin atau sihir saja. Dari beberap do’a ruqiyah yang diajarkan Nabi saw banyak yang berhubungan dengan penyakit-penyakit pada umumnya, termasuk luka-luka,’keracunan’dsb.

Ruqyah akan menjadi jalan kesembuhan jika memenuhi 3 syarat, diantaranya :
1. Dilakukan dengan kalamullah atau asamaa_ dan sifat-Nya.
2. Menggunakan bahasa arab atau bahasa lain yang dimengerti.
3. Berkeyakinan bahwa bukanlah ruqyah itu yang menyembuhkan tapi kesembuhan itu datang dari ALLAH Swt. Yang Maha Menyembuhkan.

manfaat ruqyah Syar’iyyah di BRC :
1. Membantu keluhan fisik, psikis, dan mental
2. Menstabilkan sistem peredaran darah
3. Menghilangkan energi negatif dari tubuh
4. Membantu mengembalikan semua fungsi tubuh kepada fitrahnya
5. Saran mendekatkan dir kepada Allah dengan membiasakan berdzikir dan mengingat Allah

Salah satu do’a ruqyah yang sering dibaca Rasulullah Saw. Ketika melakukan ruqyah adalah :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
“ Ya Allah Rabb dari sekalian manusia! Lenyapkanlah rasa sakitnya, berikanlah kepadanya kesembuhan karena Engkau adalah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan karena pertolongan-Mu; kesembuhan yang tidak diiringi dengan sakit yang lain. “ (H.R Bukhori- muslim)
Ketika rasulullah Saw. Shalat, pada saat beliau bersujud, tiba-tiba seekor kalajengking menyengat jari tangannya. Maka rasulullah keluar dan berkata : semoga Allah melaknat kalajengking. Kalajengking tidak membeda-bedakan antara seorang nab dengan yang lainnya. Kemudian Rasulullah menyuruh diambilkan air dan garam, lalu bagian yang disengat kalajengking tersebut direndam dengan air garam, sambil membaca “ qul huwallahu ahad…” dan muawwidzatain..” sehingga rasa sakitya reda. (HR. Thabrani)

Ruqyah Dari Tinjauan Medis….
Dr. Dossey, dokter lulusan universitas di texas, mejelaskan bahwa setelah ia mengumpulkan beberapa penelitian tentang terapi ruqyah, dia menjelaskan bahwa ternyata ruqyah dapat mengendalikan sel-sel kanker, sel-sel pemacu, sel-sel darah merah, enzim, bakteri, jamur, dan sebagainya.
William G. Braud, direktur riset di Institute Of Transpersonal Psychology di Palo Alto, melaporkan bahwa manusia mampu mempengaruhi secra mental dan dari jarak jauh, berbagai sarana biologis misalnya bakteri, koloni ragi, motile algae (semacam tumbuhan), tanaman, protzoa, larva, woodlice (semcam kutu kayu), semut, anak ayam, tikus, kucing, anjing, juga preparat sel (sel darah, neuron, sel kanker ) dan kegitan enzim. Pada sasaran manusia, misalnya memengaruhi gerakan mata, gerakan motorik, kegiatan elektrodermal, kegiatan pletismografi, pernafasan, dan irama otak. Hal ini menunjukan bahwa Ruqyah atau kegiatan pikiran manusia dapat memengaruhi makhluk, termasuk kesehatannya.
Dr. Dadang Hawari menyatakan bahwa suatu studi terhadap 393 pasien jantung di san fransisco menunjukan bahwa kelompok pasien yang terapinya ditambah dengan terapi ruqyah sedikit sekali yang mengalami komplikasi, sedanng yang tidak menggunkan terapi ruqyah banyak menimbulkan komplikasi dari penyakit jantungnya
Dr. H. Tb. Erwin Kusuma Sp Kj, seorang spesialis kedokteran jiwa di klinik Prorevital, menyatakan bahwa air yang telah diberi do’a akan berubah struktur molekulnya dan dapat digunakan sebagai obat.
Sebuah penelitian di Jepang yang dilakukan oleh Dr. Emoto menunjukan bahwa struktur molekul air akan berubah bila diberi kata-kata atau suara. Ia kemudian menjelaskan bahwa tubuh manusia kurang-lebih 70% adalah air, maka akan ada perubahan bila diberi kata-kata, suara, atau do’a yang baik yang kemudian akan berpengaruh pada kesehatan seseorang.

RUQYAH


Comments are closed.