Mimpi Yang Terindikasi Gangguan Jin

Mimpi Yang Terindikasi Gangguan Jin

Suatu saat ada seorang pemuda yang mengeluhkan karena sering bermimpi ketemu dengan orang yang meninggal dalam mimpinya,dalam mimpinya seperti hal nyata saja bahkan dia merasa tersadar bahwa dirinya sedang bermimpi karena sering dan bertahun tahun sampai sampai dia bisa mengendalikan mimpinya ingin mimpi apa atau ingin mimpi ketemu dengan siapa dalam mimpinya itu bisa dilakukannya sampai sampai untuk ketemu orang yang sudah meninggal yang dia kenal dia bisa langsung melakukannya dalam mimpinya. dalam kondisi seperti itu maka kwalitas tidurnya menjadi tidak berkwalitas ,dia tertidur namun tak seperti orang tidur umumnya Akhirnya karena setiap malam tertidur seperti itu staminanya pun menjadi tidak stabil imunitasnya menurun karena waktu tidur yang harusnya buat istirahat malah banyak bermimpi yang seperti itu.

Bagaimana kita memandang yang dialami pemuda tersebut.

dari Abu Sa’id Al-Khudri, bahwa sesungguhnya dia mendengar Nabi saw bersabda:
“Apabila sesorang dari kamu memihat suatu mimpi yang menyenangkan maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari Allah swt, maka hendaknya ia memuji Allah swt (bertauhid) atas mimpinya dan hendaknya ia memberitahukannya. Dan apabila ia melihat tidak demikian dari yang tidak menyenangkannya maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari syaitan, maka hendaklah ia memohon perlindungan (ta’awwudz kepada Allah swt) dari keburukannya dan janganlah menuturkannya kepada seseorang, maka mimpi itu tidak membahayakannya (madharat).” (HR : Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,yang artinya :
“Tidaklah tinggal dari tanda-tanda kenabian kecuali berita-berita gembira”. Para shahabat bertanya :”apa itu berita-berita gembira?”, Rasulullah saw bersabda: “mimpi yang baik” (hr. Bukhari).

diriwayatkan bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw:
“Sesungguhnya saya telah bermimpi (melihat) kepalaku telah terputus (dari badanku) lalu saya mengikutinya dari belakang, maka Nabi saw mencelanya dan bersabda : “janganlah kamu ceritakan (kepada orang lain) permainan syaithan terhadapmu di dalam mimpi(mu)” (HR. Muslim)
Karena mengetahui tentang ruqyah maka pemuda itu suatu saat melakukan ruqyah dan benar saja ada sedikit reaksi ketika diruqyah seperti desisan dari mulutnya dan tubuhnya pun gemetar.

Peruqyah menganjurkan untuk sekalian melakukan bekam ,alhamdulillah pemuda itu mau ,setelah itu peruqyah menganjurkan pemuda itu rutin ruqyah mandiri sebelum tidur dan berbekam rutin setiap bulannya,dianjurkan fokus meningkatkan amal ibadah wajib dan sunahnya,,,,,membersihkan diri dari amalan yang berkaitan dengan unsur kemusrikan didalamnya,,,,,,selama tiga bulan pemuda itu melakukannya dan akhirnya pemuda itu merasakan perubahan dalam hidupnya,,keluhannya hilang bisa tidur nyenyak dan lebih bisa fokus kembali beribadah,,,Alhamdulillah


Comments are closed.