[Post Format image 1091]Terapi Tegang Otot

TERAPI TEGANG OTOT

Seminggu yang lalu, saya belajar naik motor di lapangan terbuka. Soalnya sekarang dimana-mana jalanan macet sekali. Jadi saya beranikan diri untuk belajar naik motor biar pergi ke tempat kerja bisa lebih cepat. Awalnya sih saya takut belajar naik motor, apalagi waktu pertama kali belajar di jalan raya, tegang banget. Sampai-sampai leher dan bahu saya jadi kaku, bahkan sampai tangan, terutama tangan yang sebelah kanan. Dulu saya pikir, ah paling sakitnya cuma sebentar, karena tegang pegang stang motornya.

Lama-lama, tangan kanan saya malah tambah sakit. Yang dirasakan mulai dari leher, ke bahu kanan, ke ketiak, terus sekitar belikat kanannya. Tangan saya terasa kesemutan, dingin dan kaku. Apalagi bagian pergelangan tangan sampai jari-jarinya, dipegang aja kayak ngilu banget. Akhirnya saya coba periksakan diri ke dokter, dan dokter menyarankan saya untuk tes darah di lab. Yang diperiksa waktu itu, kolesterol total, kadar asam urat dan gula darah.

Setelah cek darah, ternyata hasilnya alhamdulillaah normal semua kok. Cuma kolesterol totalnya yang agak tinggi sedikit. Lalu dokter meresepkan obat untuk kolesterolnya dan bilang kemungkinan bagian ototnya yang tegang kalo emang sakitnya ketika mulai belajar naik motor. Dokter juga  menyarankan jaga pola makan, minum cukup dan olah raga yang teratur  biar ototnya rilex lagi.

Namun seminggu setelah minum obat, tangan saya belum merasakan adanya perubahan, masih tetap aja sakit. Kebetulan ada teman yang punya keluhan yang sama, dan menyarankan saya untuk mencoba diterapi hijamah/bekam dan juga herbal sunnah.  Akhirnya saya juga mencobanya.

Ketika di tempat terapi bekam, badan dan tangan saya yang sakit  dipijat relaksasi dulu dengan rotan untuk melenturkan otot-otot yang tegangnya, kemudian diterapi panas dengan minyak kay/minyak sinergi oil, titik yang paling dirasa paling sakitnya.  Baru kemudian dilakukan terapi bekam. Lalu terapisnya menyarankan juga herbal sunnah Habatussauda dan Minyak Zaitun serta Madu murni untuk melengkapi proses bekamnya.

Alhamdulillaah, setelah diterapi bekam dan minum herbal-herbal sunnah, badan dan tangan kanan saya terasa ringan. Nyeri,kesemutan dan kebasnya mulai berkurang.  Saya diterapi bekam untuk pengobatan mulai dari sepuluh hari sekali, kemudian dua minggu sekali, dan akhirnya sebulan sekali untuk perawatan. Otot-otot yang dulu terasa tegang ketika naik kendaraan motor pun sudah mulai rilex dan lentur.

Alhamdulillaah, saya bersyukur kepada Alloh, kemudian kepada teman saya yang mengenalkan saya pada terapi bekam dan herbal sunnah ini. Semoga siapapun yang merasakan sakit,  mau mencoba dan menikmati terapi bekam dan herbal sunnah, karena ini bagian dari mukjizat  yang Alloh turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, seperti dalam sabdanya, “Kesembuhan itu ada pada 3 hal, minum madu, hijamah/bekam dan kay. Tapi aku melarang umatku untuk berobat dengan kay” (HR Muslim)

 

Pondokgede, Senin 22 Jumadil Ula 1438 H/20 Februari 2017

Ibnatu Muslim Asy Syathibi


Comments are closed.