• Post Format Image
  • Berjuang Menghadapi Thalasemia

     THALASEMIA

    Sebutlah namanya Annisa, seorang gadis mungil yang masih berusia 2 tahun. Dia terlahir dalam keadaan diuji sakit, yaitu menderita thalasemia. Ketika dia baru dilahirkan, tak tampak kelainan apa-apa. Dia lahir dalam keadaan normal layaknya bayi-bayi yang lain. Namun setelah usianya menginjak 1 tahun, barulah kelihatan. Perkembangan tubuhnya  banyak hambatan, sering sakit-sakitan, mulai dari batuk, pilek, demam biasa yang tak kunjung berhenti. Dokter umum dan spesialis anak pun jadi langganan orang tua Annisa setiap pekannya. Namun setelah diteliti lebih lanjut, barulah diketahui bahwa Annisa kecil menderita penyakit kelainan darah yaitu thalasemia minor.

    Thalasemia adalah kelainan darah, yang ditandai dengan kadar sel darah merah yang mudah rusak yaitu  3 sampai 4 kali lebih cepat disbanding sel darah normal. Oleh karena itu umurnya pun relatif lebih pendek dibanding dengan sel darah normal. Jika sel darah normal memiliki waktu120 hari dalam meregenerasi sel darahnya, maka bagi penderita thalasemia sel darah merahnya mengalami waktu yang lebih cepat yaitu sekitar 23 hari.

    Sel darah merah yang rusak itu akan diuraikan menjadi zat besi didalam limpa. Karena kerusakan darah terjadi dengan cepat, maka kandungan zat besi dalam tubuh menumpuk dan bisa mengganggu fungsi kerja organ lain sehingga berujung kematian.

    Gejala penyakit dari orang yang menderita thalasemia, menyerupai gejala pada orang yang menderita penyakit anemia, diantaranya :

    • wajah pucat
    • mengalami insomnia/ susah tidur
    • tubuh mengalami lemah, letih, lesu
    • kurang nafsu makan
    • tubuh mudah mengalami infeksi
    • jantung bekerja lebih cepat karena untuk memenuhi pembentukan hemoglobin
    • mengalami kerapuhan dan penipisan tulang. Hal ini disebabkan oleh sum-sum tulang yang berperan penting dalam menghasilkan hemoglobin tersebut
    • berwajah mongoloid
    • mengalami penyakit kuning
    • pertumbuhan tubuh terganggu dan perutnya membesar

    Secara medis, penderita thalasemia selalu membutuhkan tranfusi darah yang sehat untuk bertahan hidup. Jika tidak mendapatkan tranfusi darah, akan terjadi akibat yang sangat fatal yang mengakibatkan kematian.

     

    Begitu juga dengan Annisa kecil, rumah sakit, dokter, obat-obatan, dan  tranfusi darah menjadi aktifitas rutin yang harus dijalani setiap waktu untuk mempertahankan hidupnya. Tak sedikit waktu, tenaga dan tentu saja biaya yang harus dikeluarkan orang tuanya demi anak yang dicintainya. Bayangkan saja, sekitar 3  atau 4 tahun yang lalu, biaya untuk sekali tranfusi darah adalah Rp 200.000 di rumah sakit, dan Annisa membutuhkan 2 kali tranfusi darah dalam waktu sepekan. Berarti 8 kali pertemuan dalam setiap bulannya. Rp 200.000 dikali 8 kali pertemuan berarti sekitar Rp 1.600.000 hanya untuk tranfusi darah aja, belum resep obat-obatan yang harus ditebus setiap bulannya?? Hemm…itu adalah angka yang tidak kecil buat orang tua annisa yang hanya berpenghasilan biasa.

    Namun pertolongan dan takdir Alloh datang buat Annisa dan orang tuanya. Atas pemberitahuan dari seorang teman, mereka dikenalkan dengan Thibbunnabawi, pengobatan cara nabi Muhammad SAW, yaitu dengan ruqyah, hijjamah/bekam dan herbal-herbal alami.

    Pada mulanya Annisa hanya diterapi ruqyah, yaitu dengan perantara do’a dari Al Qur’an dan  hadits nabi Muhammad SAW, untuk meyakinkan bahwa yang mendatangkan sakit adalah Alloh, dan Alloh jualah yang menyembuhkan penyakit itu. Kemudian Annisa diterapi hijjamah atau bekam, yaitu dengan dikeluarkan darah kotornya. Pada awalnya Annisa hanya dibekam di 3 titik inti sunnah, yaitu di kahil/punuk dan dikedua bahunya. Dan alhamdulillah secara bertahap sekarang sudah sampai 9 titik inti sunnah rosul. Annisa kecil kadang menangis ketika dilakukan bekam, namun sambil diperdengarkan murottal al qur’an atau nasyid islami anak-anak, maka tangisnya akan terhenti, subhanalloh, anak kecil yang sholeheh.

    Semenjak itupun orangtuanya menghentikan obat-obatan kimianya dan diganti dengan herbal alami, yaitu dengan diberikan madu murni dan jus kurma setiap harinya. Dan hasilnya luar biasa, setelah rutin dibekam dan meminum herbal, tubuh Annisa bisa bertahan lebih kuat, bahkan tranfusi darah yang biasa ia lakukan sepekan 2 kali, nyaris tak pernah dilakukan lagi Allohu Akbar… Dialah sebaik-baik yang memberikan kesehatan.

    Sekarang usia Annisa menginjak 3 tahun, sedkit-sedikit daya tahan tubuhnyapun mulai membaik. Walaupun pertumbuhan tubuhnya tidak selayaknya anak kecil yang normal, namun Annisa mampu bertahan hidup, subhanallooh…Salam sehat buat Annisa kecil, semoga kedepan selalu ceria dan jadi anak yang sholehah yang sehat yang dicintai Alloh, Rosulnya kemudian jadi anak kebanggaan orangtuanya, aamiin…

     

     

    Bandung

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

     

     

     



  • Terapi Tegang Otot

    TERAPI TEGANG OTOT

    Seminggu yang lalu, saya belajar naik motor di lapangan terbuka. Soalnya sekarang dimana-mana jalanan macet sekali. Jadi saya beranikan diri untuk belajar naik motor biar pergi ke tempat kerja bisa lebih cepat. Awalnya sih saya takut belajar naik motor, apalagi waktu pertama kali belajar di jalan raya, tegang banget. Sampai-sampai leher dan bahu saya jadi kaku, bahkan sampai tangan, terutama tangan yang sebelah kanan. Dulu saya pikir, ah paling sakitnya cuma sebentar, karena tegang pegang stang motornya.

    Lama-lama, tangan kanan saya malah tambah sakit. Yang dirasakan mulai dari leher, ke bahu kanan, ke ketiak, terus sekitar belikat kanannya. Tangan saya terasa kesemutan, dingin dan kaku. Apalagi bagian pergelangan tangan sampai jari-jarinya, dipegang aja kayak ngilu banget. Akhirnya saya coba periksakan diri ke dokter, dan dokter menyarankan saya untuk tes darah di lab. Yang diperiksa waktu itu, kolesterol total, kadar asam urat dan gula darah.

    Setelah cek darah, ternyata hasilnya alhamdulillaah normal semua kok. Cuma kolesterol totalnya yang agak tinggi sedikit. Lalu dokter meresepkan obat untuk kolesterolnya dan bilang kemungkinan bagian ototnya yang tegang kalo emang sakitnya ketika mulai belajar naik motor. Dokter juga  menyarankan jaga pola makan, minum cukup dan olah raga yang teratur  biar ototnya rilex lagi.

    Namun seminggu setelah minum obat, tangan saya belum merasakan adanya perubahan, masih tetap aja sakit. Kebetulan ada teman yang punya keluhan yang sama, dan menyarankan saya untuk mencoba diterapi hijamah/bekam dan juga herbal sunnah.  Akhirnya saya juga mencobanya.

    Ketika di tempat terapi bekam, badan dan tangan saya yang sakit  dipijat relaksasi dulu dengan rotan untuk melenturkan otot-otot yang tegangnya, kemudian diterapi panas dengan minyak kay/minyak sinergi oil, titik yang paling dirasa paling sakitnya.  Baru kemudian dilakukan terapi bekam. Lalu terapisnya menyarankan juga herbal sunnah Habatussauda dan Minyak Zaitun serta Madu murni untuk melengkapi proses bekamnya.

    Alhamdulillaah, setelah diterapi bekam dan minum herbal-herbal sunnah, badan dan tangan kanan saya terasa ringan. Nyeri,kesemutan dan kebasnya mulai berkurang.  Saya diterapi bekam untuk pengobatan mulai dari sepuluh hari sekali, kemudian dua minggu sekali, dan akhirnya sebulan sekali untuk perawatan. Otot-otot yang dulu terasa tegang ketika naik kendaraan motor pun sudah mulai rilex dan lentur.

    Alhamdulillaah, saya bersyukur kepada Alloh, kemudian kepada teman saya yang mengenalkan saya pada terapi bekam dan herbal sunnah ini. Semoga siapapun yang merasakan sakit,  mau mencoba dan menikmati terapi bekam dan herbal sunnah, karena ini bagian dari mukjizat  yang Alloh turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, seperti dalam sabdanya, “Kesembuhan itu ada pada 3 hal, minum madu, hijamah/bekam dan kay. Tapi aku melarang umatku untuk berobat dengan kay” (HR Muslim)

     

    Pondokgede, Senin 22 Jumadil Ula 1438 H/20 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi



  • Aduuuh Sakit Maag….!!

    ADUUUH SAKIT MAAG….!!

    Setiap pagi sebelum beraktifitas, Tanti sudah biasa minum obat pereda sakit maag. Karena kalo enggak, salah makan aja yang pedes-pedes atau yang terlalu asam, pasti perutnya jadi tidak bersahabat. Padahal kegiatannya begitu padat, dia aktif di organisasi sosial di lingkungannya.Begitu juga dengan pagi ini, dia siapkan segelas air hangat dan sebutir pil obat sakit maag, lalu dia berangkat menuju kantor kelurahan di desanya.  Rencananya hari ini ada jadwal rapat dengan Bapak Lurah untuk membahas tentang penghijauan dan kebersihan lingkungan.

    Namun ditengah jalan, tiba-tiba perutnya melilit tak karuan. Dia pegang dan dia tekan-tekan perut sebelah kirinya. Ya perut sebelah kirinya. Sakit itu dia rasakan sejak kecil, entah kenapa kayaknya nggak sembuh-sembuh, padahal dia suka memeriksakan diri ke dokter dan rajin juga minum obatnya juga. Setiap dia periksa, obat itu juga yang dikasih dokter, obat pereda sakit maag yang mengandung zat antasida untuk penetral  asam lambung, perih di ulu hati, panas pada perut kiri atas, mual, mulas dan kembung. Namun dia paksakan diri mengikuti rapat sampai selesai.

    Seusai rapat, salah satu temannya melihat wajah Tanti begitu pucat. “Kamu kenapa Tan, sakit? Wajahmu pucat begitu”. “Iya nih Des, maag saya lagi kambuh, padahal tadi padi saya  sudah minum obat maagnya. Gak tau kenapa, kadang suka  tiba-tiba aja muncul sakitnya. Makanan juga udah saya jaga”. “Suka minum madu enggak Tan?”. “Pernah sih terapi minim madu, tapi gak cocok, perut saya tambah melilit”. “Berapa lama konsumsi madunya?”. “Cuma sekitar 2 minggu, habis gak ada perubaham”. “Hmm pantesan.. Coba dech minum madunya harus rutin. Kalo pagi-pagi dicampur air hangat segelas, kalo ada tambahkan juga kayu manis dan temulawak. Siangnya jilat aja madunya 3 s/d  5 jilatan pake jari manis kanan, setiap 1 atau 2 jam sekali. In syaa Alloh reda kok. Dulu saya juga sama suka sakit maag kayak gitu, tapi semenjak terapi madu, terapi herbal sunnah, dan juga terapi ruqyah dan bekam, alhamdulilllah sakit maag saya udah jarang kambuh lagi. Shaum senin kamis lancar, makan pedes udah kuat, makan yang asem-asem juga sekarang malah seger he..asal tidak berlebihan aja. Padahal dulu mah boro-boro.., perut saya sensi banget dengan makanan yang pedas dan asem. Apalagi makan pisang tuh, wuih langsung melilit, padahal itu buah kesukaanku. Sekarang alhamdulillaah, makan pisang malah udah biasa sebelum makan juga, malah adem ke perut, BAB juga jadi lancar kalo makan buah sebelum makan. Coba dech, madu kan obat yang rekomendasinya langsung dari Alloh di QS An Nahl ayat 69, coba kamu buka. Bekam dan ruqyah juga sama, rekomendasinya dari Rosul. Ruqyah sih bisa ruqyah mandiri nanti. Tinggal rajin berbekam aja, minimal sebulan sekali kalo untuk perawatan. Kalo untuk pengobatan, bisa 2 minggu atau 10 hari sekal”.

    “Wah trimakasih buat infonya ya Des, saya juga  mau coba dech dengan terapi ruqyah, bekam , madu dan herbal sunnahnya. Mudah-mudahan sakit maag saya bisa sembuh. Dimana saya bisa diterapi bekamnya, soalnya saya belum pernah?”. “Oke In Syaa Alloh besok saya anterin. Nanti konsultasi dan diperiksa dulu kok gimana-gimananya. Dan jangan khawatir terapisnya juga muslimah, perempuan sama perempuan. Laki-laki juga sama laki-laki lagi, jadi aurot kita tetap terjaga. Oke sampai ketemu besok ya, mudah-mudahan kita semua bisa sehat dengan sunnah, dengan Thibbunnabawi/pengobatan cara nabi. Aamiin Yaa Robbal’alamiin”

    Pondokgede, Jum’at  12 Jumadil Ula 1438 H/10 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

    sakit maag



  • Ujian kesabaran berbalas kebaikan baginya

    Ummu Alya gimana kabarmu sekarang….?

    Sebutlah namanya Ummu Alya, seorang ibu muda baru satu anak. Usia beliau sekarang sekitar 33 tahunan. Waktu itu beliau nikah sekitar usia 22 tahun dan baru punya anak diusia 29 tahun. Tujuh tahun lamanya beliau menunggu sang buah hati.  Beliau tak pernah putus asa dalam berdo’a kepada Robbnya. Indah nian kesabarannya.

    Setahun sebelum Alloh karuniakan anak kepadanya.., beliau infakkan mobil untuk berangkat umroh ibu mertuanya. Hingga tak lama setelah keberangkatan ibu mertuanya berangkat umroh, Alloh karuniakan rizki berupa anak dan bahkan Alloh ganti mobil yang pernah dijual untuk biaya umroh ibu mertuanya itu dengan mobil yang lebih bagus.., Masyaa Alloh.. Ujian kesabaran berbalas kebaikan baginya..

    Empat tahun setelah anaknya lahir, Alloh uji lagi kesabaran beliau dengan ujian sakit. Awalnya sih tidak sengaja, beliau hanya ingin mengikuti program diet lewat sebuah produk obat alami buatan luar negeri. Qodarullooh, dietnya berhasil, tapi diiringi juga dengan alergi yang berlebihan. Dokter bilang sakitnya itu psoriasis..

    Hmm..psoriasis.., bagi orang awam itu adalah penyakit yang menakutkan, karena terlihat dibagian kulit luar. Kulitnya memerah, gatal,  mengelupas, bahkan sebagian ada yang bernanah. Tubuhnya pun lemas tanpa daya. Bolak balik dokter dan rumah sakit berbulan-bulan, namun belum ada hasil yang memuaskan. Hartanya pun habis lagi untuk biaya pengobatan berpuluh-puluh juta.

    Sampai akhirnya ada yang mengenalkan kepada beliau terapi dengan terapi thibunnabawi, pengobatan dengan cara nabi.. Beliau ikhlas dan berjuang terus berikhtiar untuk kesembuhannya. Beliau lakukan terapi Ruqyah, meminta kesembuhan dengan do’a. Lalu hijamah/berbekam dan juga herbal-herbal sunnah seperti habatussauda dan minyak zaitun terus dikonsumsinya.

    Walhasil, dipertemuan ketiga terapi bekam, imunitas tubuhnya berangsur pulih dam meningkat terus. Alergi tubuhnya sudah mulai berkurang, dan bahkan setelah pertemuan keenam bekam, kulitnya sudah mulai bersih.. Laa haulaa walaa quwwata illa billaah. Benarlah janji Alloh dalam firmannya.., “Dan jika aku sakit, Allohlah yang menyembuhkanku” (QS Asy Syu’aro 26: 80)

    Alhamdulillah, sebulan sekali beliau sekarang rajin terapi bekam, bukan untuk  mengobati psoriasisnya lagi, tapi hanya untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuhnya saja. Terlebih dari itu kata beliau, saya ingin menikmati sunnah dengan ruqyah, bekam dan herbal alami..

    Semoga Alloh senantiasa memberikan kesehatan lahir & batin untuk kita semuanya.

    Aamiin Yaa Robbal’alamiin..

    BAAROKALLOOHUFIIKUM

     

    Pondokgede, Jum’at  5 Jumadil Ula 1438 H/ 3 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi



  • Jodoh Tak Kunjung Datang?

    JODOH TAK KUNJUNG DATANG…..???

    Annisa…, sekarang usianya sudah hampir  kepala 4 . Aktifitas beliau sehari-hari bekerja di perusahaan asing.  Parasnya cantik, tinggi semapai, berhijab pula. Di kantornya beliau punya jabatan yang tinggi, dihormati banyak orang. Belanja sepekan sekali barang  apa yang ia inginkan mudah, uang ada, sopir tinggal nganterin. Orang lain yang melihatnya pasti menyangka,” beruntung sekali jadi wanita seperti beliau”.

    BeliauE anak sulung dari tiga bersaudara, semuanya perempuan.  Adik-adiknya pun tak kalah hebat seperti dirinya. Adik keduanya seorang guru, dan sedang mengelola sekolah unggulan di kotanya. Sementara adik bungsunya seorang dokter spesialis anak  di salah satu rumah sakit. Pasti bangga kedua orangtuanya yang telah membesarkan anak-anaknya sampai berhasil seperti itu.

    Namun dibalik kesuksesan anak-anak perempuannya, orangtuanya masih memiliki kecemasan, terutama sama anak perempuannya yang tertua. Usia Annisa hampir kepala 4 dan belum menikah. Sementara adik-adiknya sudah berkeluarga dua-duanya.

    Orangtuanya kesana kemari berusaha ikhtiar mencarikan jodoh buat anaknya, dari mulai mengenalkan sama anak-anak temannya. Mencari di majelis ta’lim laki-laki sholeh yang suka ke majelis ta’lim juga. Bahkan sampai dicarikan lewat biro jodoh di forum-forum terpercaya pun dilakukan. Qodarullooh, mungkin memang belum waktunya dari Alloh.

    Sebenarnya Annisa pun tak tinggal diam menunggu jodoh begitu saja. Beliau yakin bahwa jodoh itu pasti datang, namun..siapa, kapan dan dimananya? Inilah yang masih dirasa ghoib baginya. Beliau hanya bisa berdo’a dan meyakinkan orangtuanya, bahwa dia nyaman kok dengan keadaan sekarang, one day jodoh itu pasti datang…

    Sampai suatu hari, tantenya menyarankan dan mengajak Annisa untuk  diterapi  ruqyah. “Ruqyah itu sunnah rosul, cuma dibacakan do’a  dari Al Qur’an aja kok Nis. Kemarin tante nganter anaknya Bu Sum ruqyah, anaknya suka marah-marah.. Ee setelah diruqyah anaknya jadi baik kata Bu Sum”, begitu uraian tantenya sama Annisa dan kedua orangtuanya. Orangtuanya pun jadi tertarik, dan menyarankan Annisa pula untuk ruqyah.

    Akhirnya Annisa pun mau, demi menyenangkan kedua orangtuanya. Namun dalam hatinya beliau tetap yakin, bahwa jodoh itu pasti ada, karena sudah janji Alloh, bahwa manusia itu diciptakan berpasang-pasangan.

    Setelah sampai di tempat ruqyah, Annisa membaca brosur tentang ciri-ciri orang yang diganggu jin. Deg hatinya, karena disitu disebutkan salah satu ciri diganggu jin adalah lambat mendapatkan jodoh, hemm..benarkah??

    Proses ruqyah pun dilakukan. Annisa dan orangtuanya diajak sharing dan konsultasi dengan orang yang mau meruqyahnya  tentang motivasi beliau untuk diterapi ruqyah. Satu persatu dijelaskan, tentang makna ruqyah, tentang ujian hidup, tentang istighfar dan taubatan nasuha, tentang niat, tentang do’a, tentang memperbaiki diri, dan tentang janji Alloh bagi orang yang sabar… Jleb.., sesi inilah yang membuat Annisa dan orangtuanya mencucurkan air mata. Selama ini mereka hanya memandang sempit tentang nikmat Alloh, dan mengabaikan nikmat Alloh yang lainnya.., Laa haula walaa quwwata illaa billaah..

    Annisa pun menikmati lantunan ayat-ayat Al Qur’an ketika dibacakan disamping telinganya… Beliau malu dihadapan Alloh, beliau rindu dengan ayat-ayat Alloh. Selama ini beliau sibuk dengan dunia,  “Wahai Robb aku rindu…”  Itulah yang ada dalam hati Annisa ketika mendengarkan ayat-ayat ruqyah.

    Sepekan setelah diterapi ruqyah, terngiang-ngiang nasihat dari peruqyahnya…, “Mbak Nisa.., Alloh menciptakan kehidupan dan kematian sangaja, untuk menguji manusia siapa yang terbaik amalnya. Lihat di QS Al Mulk ayat 2. Ada yang diuji dengan  sakit, ada yg diuji dengan  hartanya, ada yang diuji dengan keluarganya dan lain sebagainya..  Nah mungkin mbak Nisa kebagian ujiannya mengenai jodoh. Jangan khawatir, toh jodoh kita juga milik Alloh, langsung minta sama pemiliknya. Jodoh itu bukan soal cepat atau lambat, tapi tentang takdir dan ketetapan Alloh.  Tugas mbak Nisa tinggal berdo’a, sempurnakan ikhtiar, soal hasil tawakal saja sama Alloh. Perbaiki hubungan dengan Alloh, perbaiki hubungan dengan manusia, perbaiki hubungan dengan alam, dan jangan lupa perbaiki juga hubungan dengan diri sendiri. Jika kita ingin jodoh yang sholeh, maka sholehkan diri kita dulu. Jika kita ingin jodoh yang penyayang, maka kita belajar dulu jadi penyayang. Jika kita ingin jodoh kita pemaaf, maka kita dulu yang harus jadi pemaaf. Sesungguhnya rizki Alloh itu luas, banyak bersedekah, banyak bersilaturahmi, banyak berdo’a diwaktu yang mustajab. Do’a meminta jodoh juga banyak di Al Qur’an, salah satunya ada di QS Al Furqon ayat 74, baca dengan tulus dan ikhlas, serta yakin hanya Alloh yang mengabulkan do’a-do’a kita. Selamat berjuang ya, tugas kami disini hanya mendo’akan dan  mendamping i mbak Nisa untuk dekat dengan Alloh, tapi yang memberikan ketenangan, kesehatan, bahkan Jodoh mbak Nisa itu hanya Alloh, bukan karena terapi ruqyah ini. Ini hanya bentuk ikhtiar aja, semoga Alloh memberikan jodoh yang terbaik buat mbak Nisa. Terbaik dimata Alloh kemudian terbaik juga dimata mbak Nisa dan keluarga In Syaa Alloh, Aamiin Yaa Robbal’alamiin…”

     

    Pondokgede, Rabu 10 Jumadil Ula 1438 H/8 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi



  • Tips Agar Tetap Sehat Menjelang ,Saat,dan paska Idul Adha

    Tips Agar Tetap Sehat Menjelang ,Saat,dan paska Idul Adha
    Supaya Ibadah kita tetap khusu sehat tetap terjaga dan bisa menikmati daging kurban gimana caranya?
    1. Makan dalam porsi kecil
    Usahakan jangan mengkonsumsi makanan tersebut dalam porsi yang besar karena hal ini aka mengakibatkan perut anda menjadi nyeri karena esophageal sphincter akan terasa penuh sehingga akan membuat makanan kembali ke perut bagian atas.

    2. Hindari konsumsi makanan daging sebelum tidur
    Mengkonsumsi makanan yang terbuat daging sebelum tidur akan berdampak buruk bagi kesehatan anda karena bisa mengakibatkan makanan ini akan tedorong lagi ke esophageal sphincter. Selain itu kualitas tidur anda pun akan terganggu, usahakan tidak mengkonsumsi makanan ini 2-3 jam sebelum anda tidur.

    3. Diet kaya serat
    Serat berfungsi untuk melancarkan saluran pencernaan anda dan dapat mencegah terjadinya sembelit. Biasanya seseorang yang terlalu banyak makan daging akan menyebabkan susah BAB karena pencernaanya tidak lancar. Untuk mengatasinya anda bisa mengkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan serat seperti beras merah, gandum, buah, sayur dan kedelai.

    4. Perbanyak minum air putih
    Air putih ini juga berfungsi untuk mendorong sisa makanan menuju sistem pembuangan sehingga tidak terjadi sembelit dan melancarkn buang air besar. Selain itu masih banyak manfaat lainya jika tubuh cukup cairan.

    5. Kurangi Mengkonsumsi Makanan Pedas
    Makanan pedas memang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, namun jika di konsumsi secara berlebihan akan membuat perut anda menjadi mulas dan mengganggu sistem pencernaan di dalam tubuh.

    6. Kombinasikan masakan daging kambing dengan sayur agar seimbang
    Usahakan membuat variasi menu makanan saat idul adha misalnya buatlah menu makanan yang seimbang seperti menyisipkan beberapa sayuran seperti tomat, bawang merah atau bawang bombai pada masakan yang berlemak karena hal ini dapat berfungsi untuk mengurangi lemak pada makanan tersebut.

    7. Pisahkah bagian lemak dari daging kambing sebelum memasaknya
    Ketika hendak mengkonsumsi daging hewan qurban pisahkanlah bagian yang berlemak dari daging tersebut saat membersihkanya. Selain itu ketika mengkonsumsi daging usahakan mengurangi makanan manis seperti sirup dan kue.

    8. Daging kambing yang dipanggang lebih menyehatkan daripada digoreng
    Daging kambing yang di bakar lebih baik dari pada yang di goreng, karena lemak pada daging

    IMG_20160817_145713



  • Waktu Terbaik Bekam Di Bulan Ramadhan

    Sahabat BRC yang dirahmati Allah SWT ,,,melakukan bekam ketika kondisi perut kosong itu sangat dianjurkan ketika tidak shaum setidaknya  2-3 jam sebelum bekam jangan sampai makan berat dahulu karena berpotensi mengakibatkan kurang efektipnya tujuan terapi bekamnya,jika ketika melakukan terapi bekam anda masih dalam kondisi kekenyangan,biasanya anda akan merasakan efek bekam  terasa tidak rilek dan anda bisa mengganggu kondisi pencernaan biasanya pusing dan muntah,,,, sehingga pada bulan Ramadhan ketika umat islam melakukan bekam sebetulnya itu waktu yang tepat untuk berbekam dengan syarat  ada beberapa hal yang diantaranya perlu diperhatikan supaya tujuan bekam untuk lebih sehat dan mengamalkan sunah berlipat pahala akan didapat,,,,

    1.Jika anda belum pernah berbekam ketika shaum maka siapkan kondisi anda   jangan lagi terlalu lemas atau terlalu lapar niatkan sejak waktu sahur supaya fisikologis anda akan siap pula; yakini bekam adalah amalan sunah sehingga jika dilakukan pada bulan Ramadhan akan berlipat pula pahalanya.

    2.Pilih waktu terbaik berbekam yang mendekati waktu berbuka siang menjelang sore jam.13,00 -16.00

    3.Lakukan konsultasi dan  pendiagnosaan kesehatan sebelum dilakukan terapi  sehingga tindakan terapinya lebih tepat ,kalau diBRC ambil terapi paket konsultasi diagnosa ruqyah bekam,

    4.dalam kondisi shaum lakukan terapi seefektip mungkin tidak terlalu banyak titik bekam yang diambil pilih yang utama dan dibutuhkan terapis bekam lebih paham makanya konsultasikan keluhan dan kondissi anda sebelum anda melakukan terapi bekam .walau hanya satu titik bekam yang diambil sebenarnya sudah membantu sistem imunitas anda akan jauh lebih baik dibanding anda tidak berbekam,,,,semoga Allah SWT,memberikan kekuatan kesehatan terbaik dan rijki yang berlimpah kepada kita semua untuk kita lebih beramal yang terbaik dibulan Ramadhan ini,,aamiin

    RBEKAM RAM



  • Rasa Takut Berlebihan Setelah Melahirkan

    Rasa Takut Berlebihan Setelah Melahirkan

    Ada seorang ibu muda berkunjung ketempat ruqyah syar`iyyah diantar oleh kerabatnya dan suaminya,saat itu kebetulan terapis akhwat yang biasa meruqyah sedang tidak bertugas,sehingga pengananpun dilakukan oleh terapis ikhwan  maka pengananpun dilakukan didampingi suami dan kerabatnya. Sebelum dilakukan ruqyah ada sesi konsultasi dan diagnosa:  dalam sesi itu ibu muda mengeluhkan dia sering merasakan gelisah yang timbul tiba-tiba setelah  melahirkan anak yang kedua,padahal pada waktu lahiran anak yang pertama itu tidak dialaminya.

    Waktu itu terapis menanyakan ketakutan seperti apa yang dialami muda itu ternyata siibu menyebutkan ketakutan yang berbeda umumnya yang biasa dialami ibu melahirakan seperti biasanya

    Seperti Baby Blues Syindrome yang biasa juga dikenal sebagai Postpartum Distress Syndrome merupakan suatu kondisi dimana muncul perasaan gundah gulana atau adanya perasaan sedih yang di alami oleh para ibu pasca melahirkan. Kondisi ini biasanya terjadi pada 14 hari pertama pasca melahirkan dan cenderung memburuk pada 3 ata 4 hari pasca melahirkan. Namun jika ibu mengalami kondisi yang sama melebihi batas normal 2 minggu, maka baiknya ibu berkonsultasi dengan dokter, karena di khawatirkan mengalami Postpartum Depression.

    Siibu pun telah berobat kedokter juga namun tidak ada hasilnya,,,,hasi analisa terapis disimpulkan tahap awal siibu memangg mengalami baby blues syindrome dan tidak mendapat penanganan yang tepat dari lingkungan mungkin karena pengetahuan dan latar budaya keyakinan keluarga yang lenbih menghubungkan kesisi non medisnya. Sehingga  keadaan siibu semakin memburuk sampai-sampai rasa takutnya muncul kefaktr-faktor lainnya ,seperti takut meninggal,takut neraka, yang muncul tiba tiba setelah menjelang malam tiba sehingga siibu tidak fokus mengurus bayi dan beribadah. Kondisi seperti itu disimpulkan kelemahan yang terjadi pada ibu itu  diindikasikan sudah dimanfaatkan syaitan .sehingga memang teppat dilakukan ruqyah dan ibu tersebut dituntut untuk mengamalkannya.

    Penanganan yang dilakukan saat itu oleh terapis yaitu menggali faktor kelemahan siibu ,mendengarkan keluhan siibu,cukup didengar saja biasanya orang yang punya masalah sesudah mengutarakan keluhannya bebannya akan berkurang.kemudian simpulkan dan berilah motivasi dan solusi yang bertujuan menjadikan siibu untuk lebih dekat dan lebih bergantung  lagi hanya kepada  Alloh SWT.  Berikan tips-tips amalan terutama amalan sunah termasuk ruqyahnya,dan lakukan ruqyah syari`yyah ,pada waktu nitu terapis hanya meruqyah membacakan ayat-ayat ruqyah tanpa menyentuh siibu karena bukan muhrim, kemudian membimbing siibu untuk dapat melakukan  ruqyah mandiri sampai bisa istiqomah melakukannya dirumah…Alhamdulillah saat itu dapat dilakukan semua prosesi ikhtiarnya tinggal siibu lebih dapat bertawakal kepada Alloh SWT, dan saat itu terapis memberikan gambaran kepada keluarga untuk bisa mendukung dengan mengkondisikan lingkungan dirumah .

    Tiga hari berlalu sejak saat itu siibu datang kembali ingin diruqyah lagi sekalian dibekam  dan terapis menjadi bertanya tanya apa siibu semakin parah? Namun siibu bertutur Alhamdulillah keluhan rasa ketakutan sesudah melahirkannya sudah hilang saya ingin ruqyah lagi sekalian bekam biar keluhannya gak muncul kembali,,,Subhanalloh,Alhamdulillah ,Allohuakbar sungguh Alloh mudah menghilangkan penyakit karena Alloh lah Yang Maha Penyembuh segala macam penyakit baik lahir maupun batin



  • Stres dan Malas Beribadah Hilang

    Stres dan Malas Beribadah Hilang

    Seorang pemuda bercerita tentang dirinya ia, berkata ,”Dulu aku merasa menjaga shalat itu perkara yang sangat sulit.pada mulanya aku berusaha menunaikannya.namun seiring berlalunya waktu,aku mulai merasakan semacam kemalasan,rasa takut kurang tidur dan hilang napsu makan.hingga aku tidak dapat mengendalikan diriku.aku mengesampingkan banyak diantara kewajiban-kewajiban agama. Aku merasa benci kepada diriku sendiri.aku menjauhi semua orang yang mengingatkanku pada Allah dan ibadah.singkatnya, aku tenggelam dalam perbuatan-perbuatan maksiat.

    Namun,aku masih sering menangis dimalam hari karena takut kepada Allah sampai aku tidur. Aku mengkonsultasikan kondisiku tersebut pada seorang kerabatku yang lalu menyarankan ku menjalani terapi ruqyah syar`iyyah. Maka aku mulai melakukan ruqyah sendiri. Dan tak tubuh waktu lama,aku merasa seperti hidup kembali saat gejala –gejala buruk tersebut mulai menyingkirkan dari kehidupanku.akupun kembali kepada Rabb,Mengerjakan shalat dan istiqomah yang lebih baik dari sebelumnya.segala puji bagi Allah.

    Stres dan Malas Beribadah Hilang