• Post Format Image
  • [Post Format image 1404]Sehat Dengan Doa

    kebiasaan Rasulullah

    Kebiasaan Rasulullah Saw mengawali dan menyudahi suatu aktifitas dengan berdoa,,,,dengan berdoa kita akan terjaga setiap aktipitas da dalam rahmat dan lindungan Allah SWT,,,,

    hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

    كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لاَ يَبْدَأُ فِيْهِ بِبِسْمِ اللَّهِ فَهُوَ أَبْتَرُ

    “Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan Bismillah maka ia terputus.”

    Dalam periwayatan  lain,

    كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ببسم الله الرحمن الرحيم فهو أقطع

    Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan Bismillahirrahmanirrahim, maka dia akan terputus.” (HR. Ibnu Hibban dan selainnya. Ibnu Shalah menyatakan hadits ini hasan)

    Maksud terputus adalah tidak memberikan hasil baik atau berkurang barakahnya.

    ”Mohonlah kepada Allah Swt. sebagian dari anugerah-Nya” (Q.S. An Nisa: 32).

    ”Tiada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah Swt. melebihi doa.” Sabdanya dipertegas lagi dalam hadis berikut,”Doa adalah ibadah” (H.R. Tirmidzi dan Abu Daud).

    Allah Swt. berfirman, ”Sesungguhnya orang-orang yang sombong terhadap menyembah-Ku, mereka nanti akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan terhina” (Q.S. Al Mukmin: 60).

    Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda, ”Barang siapa yang tidak meminta kepada-Nya, Allah Swt. akan marah kepadanya” (H.R. Tirmidzi).

    ”Hai manusia, kamulah orang-orang yang butuh kepada Allah Swt. dan Dia Mahakaya lagi Maha Terpuji” (Q.S. Fathir: 15).

    Ayo kita istiqomah berdoa kepada Alloh SWT,,,,

     



  • [Post Format image 1383]Sehat Dengan Berbaik Sangka Pada Allah SWT

    prasangka brc 1440

    Diantara Kebiasaan Rasulullah Saw yang membuat beliau sehat yaitu selalu berbaik sangka kepada Allah SWT rido dengan takdir yang diberikan Allah dan berkeyakinan Allah senantiasa memberikan yang terbaik dalam setiap yang terjadi,sehingga hati menjadi tenang tidak dipusingkan urusan dunia,,,,,begitupun kita dicontohkan untuk berbaik sangka kepada sesama manusia selalu berusaha menjaga hati untuk tidak berperasaan negatip kepada sesama dan selalu klarifikasi atau tabayun jika ada hal masalah yang terjadi ,,,,,,,

    Begitupun jika kita sering sakit-sakitan cobalah berusaha untuk selalu berbaik sangka kepada Allah SWT,dan sesama manusia, jangan biarkan hati kita dipenuhi banyak prasangka buruk  jagalah hati”. sejatinya kita pulang kembali kepada Allah dalam kondisi jiwa yang tenang

    Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yang puas lagi di-ridhai-Nya! Kemudian masuklah ke dalam (jamaah) hamba-hamba-Ku, Dan masuklah ke dalam surga-Ku!
    [Al-Fajr/89:27-30]

     



  • [Post Format image 1367]Tempat Pengobatan Islami Di Bekasi

    Ketika hidup tentunya tidak akan terus mendapatkan kesehatan ,hidup manusia hanya sebentar saja didunia ,manusia pasti diuji diantaranya denyan ujian sakit ,kenapa kita sakit ? sebetulnya yang tahu penyebabnya adalah diri kita sendiri , dokter ketika memeriksa sebetulnya mencari datanya dari diri kita sendiri baik melalui pemeriksaan penyakitnya maupun diskusi dengan kita yang sakit,

    Kenapa kita harus mengetahui penyebab sakit?,karena boleh jadi ketika kita melakukan pengobatan tidak akan berpengaruh ketika penyeba sakitnya masih belum dihilangkan, ibarat genting bocor ketika hujan pasti rumah kebanjiran sesibuk apapun kita menghilangkan air hujan yang masuk kerumah, tidak akan banyak berarti kalau genting yang bocornya tidak kita perbaiki….begitupun penyakit,,,misal ada orang sakit sesak pernapasan disebabkan merokok, tidak akan banyak mengalami penyembuhan jika merokoknya tidak bersamaan diikhtiarkan untuk berhenti. Maka sejatinya penyakit itu adalah ujian atau peringatan dari Allah akan dosa-dosa kita yang kurang memperhatikan faktor yang menunjang kesehatan tubuh kita, atau mungkin Allah ingin mengingatkan kita untuk tidak terus mendzolimi diri sendiri dengan dosa dosa yang menyebabkan kita sakit….yaitu dosa salah makan,banyak makan, kurang istirahat,,kurang makan ,dll, semoga Allah mengampuni dosa kita semua…aamiin

    Bagi Anda yang ingin menjaga amanah sehat, ingin menjaga kesehatan utuk ibadah kepada Alloh SWT, atau ingin sembuh dari keluhan penyakit yang mengganggu aktifitas dan ibadah kepada Alloh SWT,,,,,mari bersinergi dengan kami Tempat Pengobatan Islami Di Bekasi Rumah Terapi Ikhwan Akhwat BRC Pondokgede Bekasi …

    Dapatkan Info Dan Konsultasi ke WA.085624462442

     

     



  • [Post Format image 1284]Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan

    Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan

    Suatu hari ketika Nabi Musa as sakit gigi, yang membuat beliau tidak nyaman melakukan aktivitas. Makan tak enak tidur pun tidak nyenyak, karena harus menahan sakit yang luar biasa. Sudah berbagai  upaya dilakukan untuk menyembuhkan gigi yang sakit itu, tapi hasilnya nihil.

    Pada saat Nabi Musa as sedang  galau, Alloh mengilhamkan kepada beliau agar mengambil  rumput dan meneteskan air yang ada di ujung dekat akar ke giginya yang sakit. Tanpa membuang waktu, Nabi Musa as langsung mencari rumput. Setelah mendapatkan apa yang ia cari, segera beliau meneteskan air yang ada di ujung rumput dekat akar ke giginya. Maka atas izin Alloh, seketika sembuhlah sakit gigi Nabi Musa as.

    Pada kali lain, seorang pengikut Nabi Musa as, sakit gigi dan mengeluh kepada beliau. Maka dengan enteng  beliau berkata, “Oh gampang, ambil saja rumput, dan kau teteskan air yang ada di ujung akarnya. Pasti sakit gigimu akan sembuh!” Karena kata-kata Nabi Musa as sangat meyakinkan, pengikut Nabi Musa itu segera mencari rumput. Tapi setelah melakukan apa yang disarankan Nabi Musa, sakit giginya tak kunjung sembuh. Maka orang itu mendatangi Nabi Musa as kembali dan mengajukan complain. “Ah masak sih? Belum lama sakit gigiku sembuh dengan cara itu…”

    Saat itulah Alloh Azza wa Jalla mengilhamkan kepada Nabi Musa as, “Hai Musa! Bukan air dari rumput itu yang menyembuhkan sakit gigimu, tapi Aku!” Nabi Musa as tersungkur dan memohon ampun kepada Alloh.

    Dalam riwayat lain disebutkan Nabi Musa as, kembali sakit gigi. Wallohu a’lam…

    Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan” (QS Asy Syu’aro 26:80)

    (Dikutip dari buku Alloh Sang Tabib, Dr. H. Briliantono M. Soenarwo, hal 62)

    Semoga mendapatkan hikmah, BAAROKALLOOHUFIIKUM

    Hanya-Allah-yang-menyembuhkan

     



  • [Post Format image 1094]Berjuang Menghadapi Thalasemia

     THALASEMIA

    Sebutlah namanya Annisa, seorang gadis mungil yang masih berusia 2 tahun. Dia terlahir dalam keadaan diuji sakit, yaitu menderita thalasemia. Ketika dia baru dilahirkan, tak tampak kelainan apa-apa. Dia lahir dalam keadaan normal layaknya bayi-bayi yang lain. Namun setelah usianya menginjak 1 tahun, barulah kelihatan. Perkembangan tubuhnya  banyak hambatan, sering sakit-sakitan, mulai dari batuk, pilek, demam biasa yang tak kunjung berhenti. Dokter umum dan spesialis anak pun jadi langganan orang tua Annisa setiap pekannya. Namun setelah diteliti lebih lanjut, barulah diketahui bahwa Annisa kecil menderita penyakit kelainan darah yaitu thalasemia minor.

    Thalasemia adalah kelainan darah, yang ditandai dengan kadar sel darah merah yang mudah rusak yaitu  3 sampai 4 kali lebih cepat disbanding sel darah normal. Oleh karena itu umurnya pun relatif lebih pendek dibanding dengan sel darah normal. Jika sel darah normal memiliki waktu120 hari dalam meregenerasi sel darahnya, maka bagi penderita thalasemia sel darah merahnya mengalami waktu yang lebih cepat yaitu sekitar 23 hari.

    Sel darah merah yang rusak itu akan diuraikan menjadi zat besi didalam limpa. Karena kerusakan darah terjadi dengan cepat, maka kandungan zat besi dalam tubuh menumpuk dan bisa mengganggu fungsi kerja organ lain sehingga berujung kematian.

    Gejala penyakit dari orang yang menderita thalasemia, menyerupai gejala pada orang yang menderita penyakit anemia, diantaranya :

    • wajah pucat
    • mengalami insomnia/ susah tidur
    • tubuh mengalami lemah, letih, lesu
    • kurang nafsu makan
    • tubuh mudah mengalami infeksi
    • jantung bekerja lebih cepat karena untuk memenuhi pembentukan hemoglobin
    • mengalami kerapuhan dan penipisan tulang. Hal ini disebabkan oleh sum-sum tulang yang berperan penting dalam menghasilkan hemoglobin tersebut
    • berwajah mongoloid
    • mengalami penyakit kuning
    • pertumbuhan tubuh terganggu dan perutnya membesar

    Secara medis, penderita thalasemia selalu membutuhkan tranfusi darah yang sehat untuk bertahan hidup. Jika tidak mendapatkan tranfusi darah, akan terjadi akibat yang sangat fatal yang mengakibatkan kematian.

     

    Begitu juga dengan Annisa kecil, rumah sakit, dokter, obat-obatan, dan  tranfusi darah menjadi aktifitas rutin yang harus dijalani setiap waktu untuk mempertahankan hidupnya. Tak sedikit waktu, tenaga dan tentu saja biaya yang harus dikeluarkan orang tuanya demi anak yang dicintainya. Bayangkan saja, sekitar 3  atau 4 tahun yang lalu, biaya untuk sekali tranfusi darah adalah Rp 200.000 di rumah sakit, dan Annisa membutuhkan 2 kali tranfusi darah dalam waktu sepekan. Berarti 8 kali pertemuan dalam setiap bulannya. Rp 200.000 dikali 8 kali pertemuan berarti sekitar Rp 1.600.000 hanya untuk tranfusi darah aja, belum resep obat-obatan yang harus ditebus setiap bulannya?? Hemm…itu adalah angka yang tidak kecil buat orang tua annisa yang hanya berpenghasilan biasa.

    Namun pertolongan dan takdir Alloh datang buat Annisa dan orang tuanya. Atas pemberitahuan dari seorang teman, mereka dikenalkan dengan Thibbunnabawi, pengobatan cara nabi Muhammad SAW, yaitu dengan ruqyah, hijjamah/bekam dan herbal-herbal alami.

    Pada mulanya Annisa hanya diterapi ruqyah, yaitu dengan perantara do’a dari Al Qur’an dan  hadits nabi Muhammad SAW, untuk meyakinkan bahwa yang mendatangkan sakit adalah Alloh, dan Alloh jualah yang menyembuhkan penyakit itu. Kemudian Annisa diterapi hijjamah atau bekam, yaitu dengan dikeluarkan darah kotornya. Pada awalnya Annisa hanya dibekam di 3 titik inti sunnah, yaitu di kahil/punuk dan dikedua bahunya. Dan alhamdulillah secara bertahap sekarang sudah sampai 9 titik inti sunnah rosul. Annisa kecil kadang menangis ketika dilakukan bekam, namun sambil diperdengarkan murottal al qur’an atau nasyid islami anak-anak, maka tangisnya akan terhenti, subhanalloh, anak kecil yang sholeheh.

    Semenjak itupun orangtuanya menghentikan obat-obatan kimianya dan diganti dengan herbal alami, yaitu dengan diberikan madu murni dan jus kurma setiap harinya. Dan hasilnya luar biasa, setelah rutin dibekam dan meminum herbal, tubuh Annisa bisa bertahan lebih kuat, bahkan tranfusi darah yang biasa ia lakukan sepekan 2 kali, nyaris tak pernah dilakukan lagi Allohu Akbar… Dialah sebaik-baik yang memberikan kesehatan.

    Sekarang usia Annisa menginjak 3 tahun, sedkit-sedikit daya tahan tubuhnyapun mulai membaik. Walaupun pertumbuhan tubuhnya tidak selayaknya anak kecil yang normal, namun Annisa mampu bertahan hidup, subhanallooh…Salam sehat buat Annisa kecil, semoga kedepan selalu ceria dan jadi anak yang sholehah yang sehat yang dicintai Alloh, Rosulnya kemudian jadi anak kebanggaan orangtuanya, aamiin…

     

     

    Bandung

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

     

     

     



  • [Post Format image 1091]Terapi Tegang Otot

    TERAPI TEGANG OTOT

    Seminggu yang lalu, saya belajar naik motor di lapangan terbuka. Soalnya sekarang dimana-mana jalanan macet sekali. Jadi saya beranikan diri untuk belajar naik motor biar pergi ke tempat kerja bisa lebih cepat. Awalnya sih saya takut belajar naik motor, apalagi waktu pertama kali belajar di jalan raya, tegang banget. Sampai-sampai leher dan bahu saya jadi kaku, bahkan sampai tangan, terutama tangan yang sebelah kanan. Dulu saya pikir, ah paling sakitnya cuma sebentar, karena tegang pegang stang motornya.

    Lama-lama, tangan kanan saya malah tambah sakit. Yang dirasakan mulai dari leher, ke bahu kanan, ke ketiak, terus sekitar belikat kanannya. Tangan saya terasa kesemutan, dingin dan kaku. Apalagi bagian pergelangan tangan sampai jari-jarinya, dipegang aja kayak ngilu banget. Akhirnya saya coba periksakan diri ke dokter, dan dokter menyarankan saya untuk tes darah di lab. Yang diperiksa waktu itu, kolesterol total, kadar asam urat dan gula darah.

    Setelah cek darah, ternyata hasilnya alhamdulillaah normal semua kok. Cuma kolesterol totalnya yang agak tinggi sedikit. Lalu dokter meresepkan obat untuk kolesterolnya dan bilang kemungkinan bagian ototnya yang tegang kalo emang sakitnya ketika mulai belajar naik motor. Dokter juga  menyarankan jaga pola makan, minum cukup dan olah raga yang teratur  biar ototnya rilex lagi.

    Namun seminggu setelah minum obat, tangan saya belum merasakan adanya perubahan, masih tetap aja sakit. Kebetulan ada teman yang punya keluhan yang sama, dan menyarankan saya untuk mencoba diterapi hijamah/bekam dan juga herbal sunnah.  Akhirnya saya juga mencobanya.

    Ketika di tempat terapi bekam, badan dan tangan saya yang sakit  dipijat relaksasi dulu dengan rotan untuk melenturkan otot-otot yang tegangnya, kemudian diterapi panas dengan minyak kay/minyak sinergi oil, titik yang paling dirasa paling sakitnya.  Baru kemudian dilakukan terapi bekam. Lalu terapisnya menyarankan juga herbal sunnah Habatussauda dan Minyak Zaitun serta Madu murni untuk melengkapi proses bekamnya.

    Alhamdulillaah, setelah diterapi bekam dan minum herbal-herbal sunnah, badan dan tangan kanan saya terasa ringan. Nyeri,kesemutan dan kebasnya mulai berkurang.  Saya diterapi bekam untuk pengobatan mulai dari sepuluh hari sekali, kemudian dua minggu sekali, dan akhirnya sebulan sekali untuk perawatan. Otot-otot yang dulu terasa tegang ketika naik kendaraan motor pun sudah mulai rilex dan lentur.

    Alhamdulillaah, saya bersyukur kepada Alloh, kemudian kepada teman saya yang mengenalkan saya pada terapi bekam dan herbal sunnah ini. Semoga siapapun yang merasakan sakit,  mau mencoba dan menikmati terapi bekam dan herbal sunnah, karena ini bagian dari mukjizat  yang Alloh turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, seperti dalam sabdanya, “Kesembuhan itu ada pada 3 hal, minum madu, hijamah/bekam dan kay. Tapi aku melarang umatku untuk berobat dengan kay” (HR Muslim)

     

    Pondokgede, Senin 22 Jumadil Ula 1438 H/20 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi



  • [Post Format image 1088]Aduuuh Sakit Maag….!!

    ADUUUH SAKIT MAAG….!!

    Setiap pagi sebelum beraktifitas, Tanti sudah biasa minum obat pereda sakit maag. Karena kalo enggak, salah makan aja yang pedes-pedes atau yang terlalu asam, pasti perutnya jadi tidak bersahabat. Padahal kegiatannya begitu padat, dia aktif di organisasi sosial di lingkungannya.Begitu juga dengan pagi ini, dia siapkan segelas air hangat dan sebutir pil obat sakit maag, lalu dia berangkat menuju kantor kelurahan di desanya.  Rencananya hari ini ada jadwal rapat dengan Bapak Lurah untuk membahas tentang penghijauan dan kebersihan lingkungan.

    Namun ditengah jalan, tiba-tiba perutnya melilit tak karuan. Dia pegang dan dia tekan-tekan perut sebelah kirinya. Ya perut sebelah kirinya. Sakit itu dia rasakan sejak kecil, entah kenapa kayaknya nggak sembuh-sembuh, padahal dia suka memeriksakan diri ke dokter dan rajin juga minum obatnya juga. Setiap dia periksa, obat itu juga yang dikasih dokter, obat pereda sakit maag yang mengandung zat antasida untuk penetral  asam lambung, perih di ulu hati, panas pada perut kiri atas, mual, mulas dan kembung. Namun dia paksakan diri mengikuti rapat sampai selesai.

    Seusai rapat, salah satu temannya melihat wajah Tanti begitu pucat. “Kamu kenapa Tan, sakit? Wajahmu pucat begitu”. “Iya nih Des, maag saya lagi kambuh, padahal tadi padi saya  sudah minum obat maagnya. Gak tau kenapa, kadang suka  tiba-tiba aja muncul sakitnya. Makanan juga udah saya jaga”. “Suka minum madu enggak Tan?”. “Pernah sih terapi minim madu, tapi gak cocok, perut saya tambah melilit”. “Berapa lama konsumsi madunya?”. “Cuma sekitar 2 minggu, habis gak ada perubaham”. “Hmm pantesan.. Coba dech minum madunya harus rutin. Kalo pagi-pagi dicampur air hangat segelas, kalo ada tambahkan juga kayu manis dan temulawak. Siangnya jilat aja madunya 3 s/d  5 jilatan pake jari manis kanan, setiap 1 atau 2 jam sekali. In syaa Alloh reda kok. Dulu saya juga sama suka sakit maag kayak gitu, tapi semenjak terapi madu, terapi herbal sunnah, dan juga terapi ruqyah dan bekam, alhamdulilllah sakit maag saya udah jarang kambuh lagi. Shaum senin kamis lancar, makan pedes udah kuat, makan yang asem-asem juga sekarang malah seger he..asal tidak berlebihan aja. Padahal dulu mah boro-boro.., perut saya sensi banget dengan makanan yang pedas dan asem. Apalagi makan pisang tuh, wuih langsung melilit, padahal itu buah kesukaanku. Sekarang alhamdulillaah, makan pisang malah udah biasa sebelum makan juga, malah adem ke perut, BAB juga jadi lancar kalo makan buah sebelum makan. Coba dech, madu kan obat yang rekomendasinya langsung dari Alloh di QS An Nahl ayat 69, coba kamu buka. Bekam dan ruqyah juga sama, rekomendasinya dari Rosul. Ruqyah sih bisa ruqyah mandiri nanti. Tinggal rajin berbekam aja, minimal sebulan sekali kalo untuk perawatan. Kalo untuk pengobatan, bisa 2 minggu atau 10 hari sekal”.

    “Wah trimakasih buat infonya ya Des, saya juga  mau coba dech dengan terapi ruqyah, bekam , madu dan herbal sunnahnya. Mudah-mudahan sakit maag saya bisa sembuh. Dimana saya bisa diterapi bekamnya, soalnya saya belum pernah?”. “Oke In Syaa Alloh besok saya anterin. Nanti konsultasi dan diperiksa dulu kok gimana-gimananya. Dan jangan khawatir terapisnya juga muslimah, perempuan sama perempuan. Laki-laki juga sama laki-laki lagi, jadi aurot kita tetap terjaga. Oke sampai ketemu besok ya, mudah-mudahan kita semua bisa sehat dengan sunnah, dengan Thibbunnabawi/pengobatan cara nabi. Aamiin Yaa Robbal’alamiin”

    Pondokgede, Jum’at  12 Jumadil Ula 1438 H/10 Februari 2017

    Ibnatu Muslim Asy Syathibi

    sakit maag